31 C
Sidoarjo
BerandaSerba-serbiSeruan Syeikh Bin Baz untuk Umat Islam supaya Membantu Mujahidin Palestina #TanyaUstadz

Seruan Syeikh Bin Baz untuk Umat Islam supaya Membantu Mujahidin Palestina #TanyaUstadz

نداء وتذكير لمساعدة المجاهدين في فلسطين

Seruan serta Pengingat untuk Membantu para Mujahidin di Palestina

الحمد لله وحده، والصلاة والسلام على من لا نبي بعده، نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين.أيها المسلمون في كل مكان، السلام عليكم ورحمة الله وبركاته، وبعد:

فقد قال سبحانه في محكم كتابه: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَى تِجَارَةٍ تُنجِيكُم مِّنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ ۝ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنفُسِكُمْ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ ۝ يَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَيُدْخِلْكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ وَمَسَاكِنَ طَيِّبَةً فِي جَنَّاتِ عَدْنٍ ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ ۝ وَأُخْرَى تُحِبُّونَهَا نَصْرٌ مِّنَ اللَّهِ وَفَتْحٌ قَرِيبٌ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ [الصف:10-13]. 

Segala puji hanya bagi Allah semata. Selawat serta salam semoga tercurah pada Nabi yang tidak ada lagi Nabi setelahnya, Nabi kita Muhammad, beserta keluarga serta para sahabat beliau seluruhnya. Wahai umat Islam di mana pun kalian berada. Assalāmu ʿalaikum wa raẖmatullāhi wa barakātuhu. 

Adapun berikutnya, bahwa Allah Subẖānahu wa Taʿālā telah Berfirman dalam Kitab-Nya yang jelas (yang artinya), “Wahai orang-orang yang beriman, maukah kalian Saya Tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kalian dari azab yang pedih? (Yaitu) kalian beriman pada Allah serta Rasul-Nya serta berjihad di jalan Allah dengan harta serta jiwa kalian. Itulah yang lebih baik bagi kalian, jika kalian mengetahui. (Dengan itu) Allah akan Mengampuni dosa-dosa kalian serta Memasukkan kalian ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; serta (memasukkan kalian) ke tempat tinggal yang baik di dalam surga ‘Adn. Itulah keberuntungan yang besar, serta (ada lagi) karunia yang lain yang kalian sukai (yaitu) pertolongan dari Allah serta kemenangan yang dekat (waktunya), maka sampaikanlah berita gembira pada orang-orang yang beriman.” (QS. Ash-Shaf: 10-13)

وقال : انْفِرُواْ خِفَافًا وَثِقَالًا وَجَاهِدُواْ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنفُسِكُمْ فِي سَبِيلِ اللّهِ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ [التوبة:41].

وقال : إِنَّ اللّهَ اشْتَرَى مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُم بِأَنَّ لَهُمُ الجَنَّةَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللّهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا فِي التَّوْرَاةِ وَالإِنجِيلِ وَالْقُرْآنِ وَمَنْ أَوْفَى بِعَهْدِهِ مِنَ اللّهِ فَاسْتَبْشِرُواْ بِبَيْعِكُمُ الَّذِي بَايَعْتُم بِهِ وَذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ [التوبة:111].

Dia Subẖānahu wa Taʿālā juga Berfirman (yang artinya), “Berangkatlah kalian, baik merasa ringan maupun berat, serta berjihadlah dengan harta serta jiwa kalian di jalan Allah. Yang demikian itu ialah lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahui.” (QS. At-Taubah: 41) 

Juga firman-Nya (yang artinya), “Sesungguhnya Allah membeli dari orang-orang mukmin jiwa serta harta mereka dengan memberikan (ganti) surga untuk mereka. Mereka berperang di jalan Allah; sehingga mereka membunuh atau terbunuh, (sebagai) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil, serta al-Quran, serta siapakah yang lebih menepati janjinya selain Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kalian lakukan itu, serta demikian itulah kemenangan yang agung.” (QS. At-Taubah: 111)

وثبت عن المصطفى عليه الصلاة والسلام أنه قال: مثل المؤمنين في توادهم وتراحمهم وتعاطفهم كمثل الجسد، إذا اشتكى منه عضو تداعى له سائر الجسد بالسهر والحمى[1].

وقال ﷺ: المؤمن للمؤمن كالبنيان، يشد بعضه بعضًا[2]، وشبك بين أصابعه.

وقال ﷺ: من جهز غازيًا فقد غزا، ومن خلف غازيًا في أهله بخير فقد غزا[3].

وقال عليه الصلاة والسلام: جاهدوا المشركين بأموالكم وأنفسكم وألسنتكم[4].

Ada riwayat sahih dari Nabi Pilihan Ṣallallāhu ʿAlaihi wa Sallam bahwa beliau bersabda, “Perumpamaan kaum mukminin dalam saling mencintai, menyayangi serta mengasihi di antara mereka ialah seperti tubuh yang satu; ketika salah satu anggota tubuhnya merasa sakit, maka seluruh anggota tubuhnya yang lain ikut merasakan tidak dapat tidur serta demam.” (1) Beliau Ṣallallāhu ʿAlaihi wa Sallam juga pernah bersabda sembari mengaitkan jari-jemari beliau, “Seorang mukmin dengan mukmin yang lain itu ibarat sebuah bangunan, yang mana masing-masing saling menguatkan yang lain.” (2) Beliau Ṣallallāhu ʿAlaihi wa Sallam juga bersabda, “Barang siapa yang menyiapkan (kebutuhan) orang yang berperang, maka dia juga telah (mendapat pahala) berperang, serta barang siapa yang mencukupi dengan baik kebutuhan keluarga yang ditinggal berperang, maka dia juga telah (mendapat pahala) berperang.” (3) Juga ada sabda beliau Ṣallallāhu ʿAlaihi wa Sallam, “Berjihadlah melawan orang-orang musyrik dengan harta, jiwa, serta lisan kalian.” (4)

والآيات والأحاديث في فضل الجهاد، والإنفاق فيه، والتشجيع على ذلك كثيرة معلومة. فمساعدة المجاهدين في سبيل الله بالنفس والمال من أفضل القربات، ومن أعظم الأعمال الصالحات، وهم من أحق الناس بالمساعدة من الزكاة وغيرها.

Ayat serta hadis tentang keutamaan jihad, mendanainya, serta dorongan untuk melaksanakannya sangat banyak serta sudah terkenal. Jadi, membantu para mujahidin yang berjihad di jalan Allah dengan harta serta jiwa ialah salah satu amal ibadah yang paling utama serta salah satu amal saleh yang paling agung. Mereka ialah salah satu kelompok yang paling berhak dibantu dengan harta zakat serta sumber dana lainnya.

ومن حكمة الزكاة في الإسلام والصدقات: أن يشعر المسلم برابطة تجذبه نحو أخيه؛ لأنه يشعر بما يؤلمه، ويحس بما يقع عليه من كوارث ومصائب، فيرق له قلبه ويعطف عليه؛ ليدفع مما آتاه الله بنفس راضية، وقلب مطمئن بالإيمان.

والمجاهدون في داخل فلسطين وفقهم الله جميعًا يعانون مشكلات عظيمة في جهادهم لأعداء الإسلام، فيصبرون عليها، رغم أن عدوهم وعدو الدين الإسلامي يضربهم بقوته وأسلحته، وبكل ما يستطيع من صنوف الدمار، وهم بحمد الله صامدون وصابرون على مواصلة الجهاد في سبيل الله كما تتحدث عنهم الأخبار والصحف، ومن شاركهم في الجهاد من الثقات لم يضعفوا، ولم تلن شكيمتهم، ولكنهم في أشد الضرورة إلى دعم إخوانهم المسلمين ومساعدتهم بالنفوس والأموال في قتال عدوهم عدو الإسلام والمسلمين وتطهير بلادهم من رجس الكفرة، وأذنابهم من اليهود.

Di antara hikmah disyariatkan zakat serta sedekah dalam Islam ialah supaya seorang muslim dapat memunculkan rasa keterikatan dalam dirinya yang membuatnya peduli terhadap saudaranya disebabkan ikut merasa sakit yang dia alami serta kesulitan serta musibah yang menimpanya, sehingga hatinya menjadi lembut serta berempati padanya, lalu menggerakkannya untuk memberikan sebagian dari harta yang Allah telah Karuniakan kepadanya dengan jiwa yang lapang serta hati penuh keyakinan dengan iman. 

Para mujahidin di dalam wilayah Palestina —Semoga Allah Memberikan taufik pada mereka semua— sedang merasakan kesulitan besar dalam jihad mereka melawan musuh-musuh Islam. Mereka sabar menjalaninya, meskipun musuh mereka sekaligus musuh agama Islam memukul mereka dengan kekuatan, persenjataan, serta segala cara penghancuran yang dapat mereka lakukan. 

tetapi, alhamdulillah, mereka tetap tabah serta sabar meneruskan jihad mereka di jalan Allah, sebagaimana diberitakan dalam berita serta surat kabar serta oleh orang-orang tepercaya yang membersamai mereka dalam jihad, bahwa mereka tidak pernah melemah maupun menciut tekadnya. Hanya saja, mereka sangat membutuhkan dukungan dari saudara-saudara muslim mereka serta bantuan jiwa serta harta dalam memerangi musuh-musuh mereka serta musuh Islam serta dalam upaya mereka menyucikan negeri mereka dari najis orang-orang kafir serta orang-orang yahudi yang menjadi antek-antek mereka.

وقد منَّ الله عليهم بالاجتماع وجمع الشمل، على التصميم في مواصلة الجهاد. فالواجب على إخوانهم المسلمين من الحكام والأثرياء، أن يدعموهم ويعينوهم ويشدوا أزرهم؛ حتى يكملوا مسيرة الجهاد، ويفوزوا إن شاء الله بالنصر المؤزر على أعدائهم أعداء الإسلام.

Allah Subẖānahu wa Taʿālā telah Memberi mereka karunia berupa persatuan serta kesatuan dalam tekad mereka melanjutkan jihad. Maka dari itu, saudara-saudara muslim mereka dari kalangan penguasa serta orang-orang kaya wajib mendukung, membantu, serta menguatkan kekuatan mereka supaya mereka dapat terus menjalankan jihad hingga meraih kemenangan dengan kemenangan besar atas musuh-musuh mereka serta Islam, insyaallah.

وإني أهيب بجميع إخواني المسلمين؛ من رؤساء الحكومات الإسلامية، وغيرهم من الأثرياء في كل مكان، بأن يقدموا لإخوانهم المجاهدين في فلسطين مما آتاهم الله من فضله، ومن الزكاة التي فرضها الله في أموالهم حقًا لمن حددهم الله جل وعلا في سورة التوبة، وهم ثمانية. قد دخل إخواننا المجاهدون في فلسطين من ضمنهم.

Saya menyerukan pada semua saudara muslim saya; baik dari kalangan pemimpin negeri-negeri Islam serta orang-orang yang berharta di mana pun mereka berada, untuk memberikan pada saudara-saudara mereka, para mujahid, di Palestina sebagian dari karunia-Nya yang telah Allah Berikan pada mereka serta dari zakat yang Allah Wajibkan dalam harta mereka sebagai hak bagi orang-orang yang telah Allah Tetapkan dalam surah at-Taubah, yakni delapan golongan, yang mana saudara-saudara kita para mujahidin di Palestina termasuk ke dalam delapan golongan itu.

والله تبارك وتعالى قد فرض حقًا في مال الغني لأخيه المسلم في آيات كثيرة من كتابه الكريم؛ كقوله سبحانه: وَالَّذِينَ فِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ مَّعْلُومٌ ۝ لِّلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ [المعارج:24-25]، وقوله تعالى: آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَأَنفِقُوا مِمَّا جَعَلَكُم مُّسْتَخْلَفِينَ فِيهِ فَالَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَأَنفَقُوا لَهُمْ أَجْرٌ كَبِيرٌ [الحديد:7]، وقوله سبحانه: مَّثَلُ الَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنبُلَةٍ مِّئَةُ حَبَّةٍ وَاللّهُ يُضَاعِفُ لِمَن يَشَاء وَاللّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ [البقرة:261]، وقوله سبحانه: وَأَنفِقُواْ فِي سَبِيلِ اللّهِ وَلاَ تُلْقُواْ بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ وَأَحْسِنُوَاْ إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ [البقرة:195].

Allah Tabāraka wa Taʿālā telah Mewajibkan hak dari harta orang kaya untuk saudaranya sesama muslim dalam banyak ayat dalam Kitab-Nya yang mulia, misalnya, firman-Nya Subẖānahu wa Taʿālā (yang artinya), “serta orang-orang yang dalam hartanya disiapkan bagian tertentu, bagi orang (miskin) yang minta serta yang tidak minta.” (QS. Al-Ma’arij: 25) 

Juga firman-Nya Subẖānahu wa Taʿālā (yang artinya), “Berimanlah kalian pada Allah serta Rasul-Nya serta infakkanlah sebagian dari harta yang telah dikuasakan-Nya pada kalian, maka orang-orang yang beriman di antara kalian serta yang menginfakkan mereka akan memperoleh pahala yang besar.” (QS. Al-Hadid: 7) 

Demikian juga firman-Nya Subẖānahu wa Taʿālā (yang artinya), “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji, Allah-lah Yang Melipatgandakan bagi siapa yang Dia Kehendaki, serta Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261) 

Allah juga Berfirman (yang artinya), “serta infakkanlah (harta kalian) di jalan Allah, serta janganlah kalian jatuhkan (diri kalian) ke dalam kebinasaan dengan tangan kalian sendiri, serta berbuatbaiklah. Sungguh, Allah Menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Baqarah: 195)

وهو سبحانه يثيب المسلم على ما يقدم لإخوانه ثوابًا عاجلًا، وثوابًا أخرويًا، يجد جزاءه عنده في يوم لا ينفع مال ولا بنون إلا من أتى الله بقلب سليم، كما أنه يدفع عنه في الدنيا بعض المصائب التي لولا الله سبحانه ثم الصدقات والإحسان، لحلت به أو بماله، فدفع الله شرها بصدقته الطيبة، وعمله الصالح، يقول الله : وَمَا تُقَدِّمُوا لِأَنفُسِكُم مِّنْ خَيْرٍ تَجِدُوهُ عِندَ اللَّهِ هُوَ خَيْرًا وَأَعْظَمَ أَجْرًا [المزمل:20].

ويقول : وَمَا أَنفَقْتُم مِّن شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ [سبأ:39].

ويقول الرسول ﷺ: ما نقص مال من صدقة[5]، ويقول صلوات الله وسلامه عليه: الصدقة تطفئ الخطيئة كما يطفئ الماء النار[6]، ويقول ﷺ في الحديث الصحيح: اتقوا النار ولو بشق تمرة[7].

Allah Subẖānahu wa Taʿālā Yang akan Memberi seorang muslim pahala atas apa yang dia persembahkan pada saudara-saudaranya, baik pahala dunia maupun akhirat, yang akan dia dapatkan pahalanya di sisi-Nya pada hari di mana harta serta anak-anak tiada lagi berguna kecuali orang yang datang menemui-Nya dengan hati yang salim. Demikian juga di dunia ini, Allah akan Menghindarkan darinya sebagian musibah, yang jika bukan disebabkan Allah kemudian sedekah serta derma mereka tentu musibah akan menimpa mereka atau harta mereka. Allah Melindungi mereka dari keburukan dengan sedekah yang baik serta amal saleh. Allah Subẖānahu wa Taʿālā Berfirman (yang artinya), “Kebaikan apa saja yang kalian perbuat untuk diri kalian niscaya kalian akan memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik serta ganjaran yang paling agung.” (QS. Al-Muzzammil: 20) 

Allah Subẖānahu wa Taʿālā juga Berfirman (yang artinya), “serta apa saja yang kalian infakkan, maka Allah akan Menggantinya, serta Dialah sebaik-baik yang memberi rezeki.” (QS. Saba’: 39) 

Rasulullah Ṣallallāhu ʿAlaihi wa Sallam bersabda, “Harta tidak akan berkurang disebabkan sedekah.” (5) Beliau Ṣallallāhu ʿAlaihi wa Sallam bersabda, “Sedekah itu memadamkan kesalahan (dosa) sebagaimana air memadamkan api.” (6) Dalam sebuah hadis sahih juga dinyatakan, “Takutlah dengan neraka meskipun hanya dengan secuil kurma.” (7)

وإخوانكم المجاهدون داخل فلسطين أيها المسلمون، يقاسون آلام الجوع والجراح والقتل والتشريد، فهم في أشد الضرورة إلى الكساء والطعام، وفي أشد الضرورة إلى الدواء، كما أنهم في أشد الضرورة إلى السلاح الذي يقاتلون به أعداء الله وأعدائهم. فجودوا عليهم أيها المسلمون مما أعطاكم الله، واعطفوا عليهم، يبارك الله لكم ويخلف عليكم، ويضاعف لكم الأجور، كما جاء في الحديث الصحيح عن جرير بن عبدالله البجلي رضي الله عنه قال: ” كنا في صدر النهار عند رسول الله ﷺ فجاءه قوم عراة مجتابي النمار أو العباء، متقلدي السيوف، عامتهم من مضر، بل كلهم من مضر، فتمعر وجه رسول الله ﷺ لما رأى ما بهم من الفاقة، فدخل ثم خرج فأمر بلالًا فأذن، وأقام فصلى، ثم خطب فقال: يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُواْ رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاء وَاتَّقُواْ اللّهَ الَّذِي تَسَاءلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا [النساء:1]،والآية التي في (الحشر): يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ [الحشر:18]،

Wahai kaum muslimin, saudara-saudara kalian, para mujahidin di Palestina, sedang menghadapi sulitnya kelaparan, luka, pembunuhan, serta pengusiran. Mereka mengalami darurat sandang, pangan serta obat-obatan, sebagaimana mereka sangat membutuhkan senjata yang dapat dipergunakan untuk melawan musuh-musuh Allah serta musuh-musuh mereka. Wahai kaum muslimin, berdermalah untuk mereka dari apa yang telah Allah Berikan pada kalian serta berempatilahlah pada mereka. Semoga Allah Memberkahi kalian, mengganti untuk kalian, serta melipatgandakan pahala bagi kalian, sebagaimana tersebut dalam hadis sahih dari Jarir bin Abdullah Al-Bajili —Semoga Allah Meridainya— yang mengatakan, “Pada awal suatu siang kami berada di sisi Rasulullah Ṣallallāhu ʿAlaihi wa Sallam, lalu satu kaum yang hampir telanjang datang dengan hanya mengenakan beberapa potong pakaian atau kain wol sembari menyandang pedang. Mayoritas mereka dari kabilah Muḏhar, atau bahkan semua dari Muḏhar. Wajah Rasulullah Ṣallallāhu ʿAlaihi wa Sallam langsung berubah disebabkan melihat betapa fakirnya mereka. Lalu beliau Ṣallallāhu ʿAlaihi wa Sallam masuk, kemudian keluar lagi lalu memerintahkan Bilal untuk azan. Setelah itu, beliau berdiri untuk salat kemudian menyampaikan khotbah dengan membaca (yang artinya): 

“Wahai sekalian manusia, bertakwalah kalian pada Tuhan kalian Yang telah Menciptakan kalian dari diri satu (Adam), lalu darinya Menciptakan pasangannya (Hawa), lalu dari keduanya Allah Memperkembangbiakkan para laki-laki serta perempuan yang banyak, maka bertakwalah pada Allah yang dengan (nama-)Nya kalian saling minta serta (bertakwalah dalam urusan) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah Maha Mengawasi kalian.” (QS. An-Nisa: 1). 

Lalu satu ayat dalam surah al-Hasyr, “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah pada Allah serta hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat).” (QS. Al Hasyr: 18)

تصدق رجل من ديناره، من درهمه، من ثوبه، من صاع بره، من صاع تمره”، حتى قال: “ولو بشق تمرة”، فجاء رجل من الأنصار بصرة كادت كفه تعجز عنها، بل قد عجزت عنها، ثم تتابع الناس حتى رأيت كومين من طعام وثياب، حتى رأيت وجه رسول الله ﷺ تهلل كأنه مذهبة، فقال رسول الله ﷺ: من سن في الإسلام سنة حسنة، فله أجرها وأجر من عمل بها من بعده من غير أن ينقص من أجورهم شيء، ومن سن في الإسلام سنة سيئة، كان عليه وزرها ووزر من عمل بها بعده من غير أن ينقص من أوزارهم شيء[8]. رواه مسلم في صحيحه.

Kemudian, ada orang-orang bersedekah dengan dinar, dirham, pakaian, serta satu Ṣhaʿ gandum serta kurma, sampai beliau Ṣallallāhu ʿAlaihi wa Sallam bersabda, ‘(Bersedekahlah,) walaupun hanya secuil kurma.’ Lalu ada seseorang dari kalangan Anshar yang datang dengan kain yang diikat (yang berisi sedekah), yang hampir-hampir tangannya tidak kuat membawanya, bahkan memang tidak dapat. Setelah itu, orang-orang ikut-ikutan (bersedekah) sampai Saya melihat dua tumpukan makanan serta pakaian hingga Saya melihat wajah Rasulullah Ṣallallāhu ʿAlaihi wa Sallam berseri-seri seperti emas. Lalu Rasulullah Ṣallallāhu ʿAlaihi wa Sallam bersabda, ‘Barang siapa yang memberi contoh yang baik dalam Islam, maka ia mendapatkan pahalanya serta pahala orang yang mengamalkannya setelahnya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun. Pun barang siapa yang memberi contoh yang buruk dalam Islam, maka ia mendapatkan dosanya serta dosa orang yang mengamalkannya setelahnya tanpa mengurangi dosa mereka sedikit pun.’” (8) (HR. Muslim dalam Sahih-nya)

ثم هذه النفقة أيها المسلمون تؤجرون عليها، وتخلف عليكم كما تقدم في قوله سبحانه: وَمَا تُقَدِّمُوا لِأَنفُسِكُم مِّنْ خَيْرٍ تَجِدُوهُ عِندَ اللَّهِ هُوَ خَيْرًا وَأَعْظَمَ أَجْرًا [المزمل:20]، وفي قوله سبحانه: وَمَا أَنفَقْتُم مِّن شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ [سبأ:39].

وقال النبي ﷺ في الحديث القدسي: يقول الله : يا ابن آدم أنفق أُنفق عليك[9]. ونسأل الله أن يضاعف أجر من ساهم في مساعدة إخوانه المجاهدين، ويتقبل منه، وأن يعين المجاهدين في فلسطين وسائر المجاهدين في سبيله في كل مكان على كل خير، ويثبت أقدامهم في جهادهم، ويمنحهم الفقه في الدين، والصدق والإخلاص، وأن ينصرهم على أعداء الإسلام أينما كانوا، إنه ولي ذلك والقادر عليه[10].

Kemudian, wahai kaum muslimin, kalian akan mendapatkan pahala dari sedekah ini serta mendapat gantinya, sebagaimana telah disebutkan sebelumnya dalam firman-Nya Subẖānahu wa Taʿālā (yang artinya), “Kebaikan apa saja yang kalian perbuat untuk diri kalian niscaya kalian akan memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik serta ganjaran yang paling agung.” (QS. Al-Muzzammil: 20) 

Demikian juga dalam firman-Nya Subẖānahu wa Taʿālā (yang artinya), “serta apa saja yang kalian infakkan, maka Allah akan Menggantinya, serta Dialah sebaik-baik yang memberi rezeki.” (QS. Saba’: 39) 

Nabi Ṣallallāhu ʿAlaihi wa Sallam juga bersabda dalam hadis qudsi bahwa Allah Subẖānahu wa Taʿālā Berfirman, “Wahai anak Adam, bersedekahlah, niscaya Saya akan Bersedekah kepadamu!” (9)

ونسأل الله أن يضاعف أجر من ساهم في مساعدة إخوانه المجاهدين، ويتقبل منه، وأن يعين المجاهدين في فلسطين وسائر المجاهدين في سبيله في كل مكان على كل خير، ويثبت أقدامهم في جهادهم، ويمنحهم الفقه في الدين، والصدق والإخلاص، وأن ينصرهم على أعداء الإسلام أينما كانوا، إنه ولي ذلك والقادر عليه[10].

وصلى الله وسلم على نبينا محمد، وآله وصحبه.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته.

Kami memohon pada Allah Subẖānahu wa Taʿālā supaya Melipatgandakan pahala orang yang berkontribusi membantu saudara-saudaranya para mujahidin, Menerima amalan itu darinya, serta Membantu dalam kebaikan para Mujahidin di Palestina serta seluruh mujahidin di jalan-Nya di mana pun mereka berada, Meneguhkan kaki mereka dalam jihad mereka, serta Memberi mereka pemahaman terhadap agama, kejujuran serta keikhlasan, serta Menolong mereka atas musuh-musuh Islam di mana pun mereka berada, sesungguhnya Dia-lah Penguasanya serta Maha Mampu melakukannya. (10) 

Semoga selawat serta salam semoga tercurah pada Nabi kita, Muhammad, beserta keluarga serta para sahabat beliau. Wassalāmu ʿalaikum wa raẖmatullāhi wa barakātuhu.

عبدالعزيز بن عبدالله بن باز

الرئيس العام لإدارات البحوث العلمية

والإفتاء والدعوة والإرشاد

Abdulaziz bin Abdullah bin Baz

Ketua Umum Departemen
Riset Ilmiah, Fatwa, Dakwah, serta Bimbingan.

1. رواه البخاري في (الأدب)، باب (رحمة الناس والبهائم) برقم 6011، ومسلم في (البر والصلة والآداب)، باب (تراحم المؤمنين وتعاطفهم) برقم 2586.

2. رواه البخاري في (المظالم والغصب)، باب (نصر المظلوم) برقم 2446، ومسلم في (البر والصلة والآداب)، باب (تراحم المؤمنين وتعاطفهم) برقم 2585.

3. رواه البخاري في (الجهاد والسير)، باب (فضل من جهز غازيًا أو خلفه بخير) برقم 2843، ومسلم في (الإمارة)، باب (فضل إعانة الغازي في سبيل الله) برقم 1895.

4. رواه الإمام أحمد في (باقي مسند المكثرين من الصحابة)، مسند أنس بن مالك برقم 11837، وأبو داود في (الجهاد)، باب (كراهية ترك الغزو) برقم 2504.

5. رواه مسلم في (البر والصلة والآداب)، باب (استحباب العفو والتواضع) برقم 2588.

6. رواه الترمذي في (الجمعة)، باب (ما ذكر في فضل الصلاة) برقم 614.

7. رواه البخاري في (الزكاة)، باب (اتقوا النار ولو بشق تمرة) برقم 1417، ومسلم في (الزكاة)، باب (الحث على الصدقة ولو بشق تمرة) برقم 1016.

8. رواه مسلم في (الزكاة)، باب (الحث على الصدقة ولو بشق تمرة) برقم 1017.

9. رواه البخاري في (النفقات)، باب (فضل النفقة على الأهل) برقم 5352، ومسلم في (الزكاة)، باب (الحث على النفقة وتبشير المنفق بالخلف) برقم 993.

10.نشرت في مجلة (البحوث الإسلامية) العدد 28 عام 1410هـ. (مجموع فتاوى ومقالات الشيخ ابن باز 18/ 408).

  1. Diriwayatkan oleh Bukhari dalam bab “Etika” subbab “Kasih Sayang pada Manusia serta Binatang” hadis nomor 6011, serta Muslim dalam bab “Berbakti, Silaturahmi, serta Etika,” subbab “Kasih Sayang serta Empati di antara Kaum Mukminin” hadis nomor 2586.
  2. Diriwayatkan oleh Bukhari dalam bab “Kezaliman serta Perampasan” subbab “Menolong Orang Yang Terzalimi” hadis nomor 2446, serta Muslim dalam “Berbakti, Silaturahmi, serta Etika,” subbab “Kasih Sayang serta Empati di antara Kaum Mukminin” hadis nomor 2585.
  3. Diriwayatkan oleh Bukhari dalam bab “Jihad serta Ekspedisi Perang” subbab “Fadilah Orang Yang Menyiapkan Prajurit atau Menanggung Nafkahnya” hadis nomor 2843, serta Muslim dalam bab “Kepemimpinan” subbab “Fadilah Membantu Prajurit di Jalan Allah” hadis nomor 1895.
  4. Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam bab “Sisa Musnad dari Para Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadis” subbab “Musnad Anas bin Malik” hadis nomor 11837, serta Abu Dawud dalam bab “Jihad” subbab “Dibencinya Tidak Mengikuti Perang” hadis nomor 2504.
  5. Diriwayatkan oleh Muslim dalam “Berbakti, Silaturahmi, serta Etika,” subbab “Anjuran Memaafkan serta Rendah Hati” hadis nomor 2588.
  6. Diriwayatkan oleh Tirmidzi dalam bab “Salat Jumat” subbab “Yang Diriwayatkan tentang Fadilah Salatnya” hadis nomor 614.
  7. Diriwayatkan oleh Bukhari dalam bab “Zakat” subbab “Takutlah dengan Neraka Walaupun Hanya dengan Setengah Kurma” hadis nomor 1417, serta Muslim dalam bab “Zakat” subbab “Anjuran Sedekah Walaupun Hanya dengan Setengah Kurma” hadis nomor 1016.
  8. Diriwayatkan oleh Muslim dalam Muslim dalam bab “Zakat” subbab “Anjuran Sedekah Walaupun Hanya dengan Setengah Kurma” hadis nomor 1017.
  9. Diriwayatkan oleh Bukhari dalam bab “Nafkah” subbab “Fadilah Menafkahi Keluarga” hadis nomor 5352, serta Muslim dalam bab “Zakat” subbab “Anjuran Menafkahi serta Memberi Kabar Gembira bahwa Penanggung Nafkah akan Mendapatkan Ganti” hadis nomor 993. 
  10. Diterbitkan dalam majalah al-Buẖūts al-Islāmiyyah, Edisi Dua Puluh Delapan, tahun 1410 H. (Majmūʿ Fatāwā wa Maqālāt Ibni Bāz 18/408).

Sumber:

https://binbaz.org.sa/articles/198/نداء-وتذكير-لمساعدة-المجاهدين-في-فلسطين

PDF sumber artikel.

🔍 Asal Usul Bumi Menurut Islam, Bilal Tarawih 11 Rakaat, Rajah Rebo Wekasan, Hukum Kredit Uang Di Bank Dalam Islam, Cara Lintrik Seseorang, Jual Burung Hud Hud

Author -> konsultasisyariah.com

Komentar

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Jangan lewatkan

0
Punya ide, saran atau kritik? Silakan berkomentar.x
()
x