26 C
Sidoarjo
BerandaJatimHukum KriminalPolres Pamekasan Tetapkan 2 Tersangka Pembakar Truk Tembakau

Polres Pamekasan Tetapkan 2 Tersangka Pembakar Truk Tembakau

Pamekasan (PortalSidoarjo.com) – Polres Pamekasan, menangkap dua tersangka kasus pembakaran tembakau luar Madura, di Lapangan Bulay, Kecamatan Galis, Pamekasan, Rabu (21/9/2022).

Kedua tersangka tersebut masing-masing inisial KH (34) warga Kecamatan Pagantenan, Pamekasan, serta inisial SY (49) warga Kecamatan Waru, Pamekasan.

Keduanya ditangkap di dua lokasi berbeda, KH ditangkap di area Terminal Ronggosukowati, Ceguk, Tlanakan, Pamekasan. Sedangkan SY ditangkap di Desa Bicorong, Kecamatan Pakong, Pamekasan.

Keduanya disebut sebagai otak serta pelaku kasus pembakaran di Lapangan Bulay, Kamis (15/9/2022) lalu. “Keduanya ditangkap pada hari yang sama, Selasa 20 September 2022. Khususnya pasca 12 saksi yang kita periksa dalam perkara ini,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto berdasar rilis yang diterima PortalSidoarjo.com, Jum’at (23/9/2022).

Baca juga :  Hakim Itong Dituntut 7 Tahun Penjara, Mulyadi: Tuntutan Tidak Objektif serta Tidak Adil

Dalam kasus tersebut, SY berperan sebagai penggerak massa pada pukul 3:00 WIB di Pertigaan Bantul Jl Raya Sumenep. Di lokasi tersebut, sekitar 30 orang melakukan pencegatan truk bermuatan tembakau luar Madura.

Rogib menerangkan, SY berperan sebagai aktor penggerak massa di Pertigaan Bentul, Jalan Raya Sumenep-Pamekasan pukul 03.00 WIB, Kamis (15/9/2022).

Di titik tersebut sudah berkumpul kurang lebih 30 orang untuk melakukan pencegatan tembakau luar Madura. Kemudian, dua truk yang menjadi target pun dicegat, lalu dikawal ke arah Sumenep.

Setibanya di depan salah satu gudang di Desa Peltong, Kecamatan Larangan, truk bermuatan tembakau serta satu unit truk lainnya dicegat ratusan massa yang sudah menunggu. “Sekitar 200 massa yang digerakkan itu berdasar perintah SY, sedangkan KH merebut kemudi truk dari Ahmad Busro warga Sumberrejo, Bojonegoro,” jelasnya.

Baca juga :  DPRD Kabupaten Probolinggo-Kemenag Sepakat Buat Perda Madin

Selanjutnya KH membawa truk bermuatan tembakau ke Lapangan Bulay. Setibanya di lokasi, KH turun dari kemudi serta menyiramkan bahan bakar ke badan truk serta melempar korek ke arah truk.

“Jadi yang perlu kami tegaskan disini, bahwa aksi pembakaran ini tidak ada kaitannya dengan isu kesukuan apapun. Hal ini murni tindakan spontanitas warga atas maraknya isu tembakau luar ke Madura, sehingga mengakibatkan harga tembakau lokal murah. serta ini ialah tindakan melawan hukum,” tegasnya.

“Akibat tindakan tersebut, keduanya disangkakan Pasal 170 ayat (1) atau 406 ayat (1) KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) dengan ancaman maksimal lima tahun penjara,” pungkasnya. [pin/kun]

Sumber -> Beritajatim.com

Komentar

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Jangan lewatkan

0
Punya ide, saran atau kritik? Silakan berkomentar.x
()
x