25 C
Sidoarjo
BerandaSidoarjo RayaPolitik PemerintahanAkses Menuju Kawasan Kampung Nelayan Sedati Sidoarjo Dibeton, Gus Muhdlor: Memperlancar Aktivi...

Akses Menuju Kawasan Kampung Nelayan Sedati Sidoarjo Dibeton, Gus Muhdlor: Memperlancar Aktivi…

Akses Menuju Kawasan Kampung Nelayan Sedati Sidoarjo Dibeton, Gus Muhdlor: Memperlancar Aktivitas Ekonomi Warga Delapan Desa

Kominfo, Sidoarjo Warga Sidoarjo timur, wilayah Kecamatan Sedati dapat bernafas lega. Pasalnya, proyek peningkatan jalan beton sedang masif dikerjakan. Tahun 2022 betonisasi sudah sampai di depan Politeknik Perikanan serta Kelautan Sidoarjo, Desa Buncitan.

Jalan raya Sedati-Betro-Kalanganyar merupakan jalan akses utama menuju kawasan kampung nelayan. Di kawasan ini terdapat delapan desa yang mayoritas warganya sejak berpuluh tahun berprofesi sebagai nelayan, petani tambak serta petani garam.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor mengatakan, peningkatan infrastruktur jalan beton dilakukan merata di wilayah Sidoarjo. Salah satunya yang menjadi prioritasnya ialah di kawasan kampung nelayan di Kecamatan Sedati.

Menurut Gus Muhdlor, ada delapan desa yang masuk dalam kawasan kampung nelayan dipesisir Sidoarjo. Delapan desa itu, yakni Desa Betro, Buncitan, Kalanganyar, Segorotambak, Banjarkemuning, Gisik Cemandi, Tambak Cemandi, serta Cemandi.

“Kita harus melihat Sidoarjo secara utuh, termasuk di dalamnya juga terdapat masyarakat kampung nelayan. Di kawasan Sedati ada delapan desa, belum yang ada di kawasan Kecamatan Jabon, semua harus kita perhatikan. Infrastruktur, terutama jalan secara bertahap ditingkatkan supaya aktivitas ekonomi warga semakin lancar,” terang Gus Muhdlor. Senin, (19/9/2022).

Di kawasan ini, lanjut Gus Muhdlor, potensi pengembangan UMKM hasil laut serta tambak belum begitu banyak tersentuh. Begitu juga pengembangan wisata laut seperti, wisata mangroove serta wisata alam lainnya yang dapat menjadi alternatif matapencaharian bagi warga di kawasan kampung nelayan Sedati.

Selama ini, masyarakat pesisir menggantungkan hidup dari mencari ikan di laut. Mereka berangkat malam hari untuk melaut. Kemudian, pagi harinya mereka balik serta perahunya sandar di dermaga TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Desa Tambak Cemandi serta TPI Desa Kalanganyar.

“Potensi UMKM hasil laut perlu digali serta dikembangkan. Rantai ekonomi dari hasil produk olahan dapat menghidupi lebih banyak orang. Ini yang sedang kita pikirkan sekarang,” katanya. IR.

Sumber » @pemkabsidoarjo

Komentar

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Jangan lewatkan

0
Punya ide, saran atau kritik? Silakan berkomentar.x
()
x