27 C
Sidoarjo
BerandaJatimHukum KriminalPancasila Watch: Bongkar Kasus Jenderal Ferdy Sambo

Pancasila Watch: Bongkar Kasus Jenderal Ferdy Sambo

Jakarta (PortalSidoarjo.com) – Pengungkapan kasus pembunuhan Brigade Josua, sudah sesuai dengan harapan publik supaya transparan serta seadil-adilnya. Hal ini dikawal langsung oleh Presiden Joko Widodo serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Ini menjadi bukti penegakkan tonggak sila ke 2 Pancasila yang memerintahkan Kemanusiaan Yang Adil serta Beradab dinternal Kepolisian Republik Indonesia.

Direktur Pancasila Watch, Zeth Kobar Warouw, SH dalam rilisnya pada media di Jakarta, Rabu (10/8) menyatakab Presiden Jokowi serta kapolri membuktikan bahwa lembaga hukum Polri harus dapat menjunjung tinggi Sila Kemanusiaan Yang Adil serta Beradab supaya dapat melayani masyarakat

Hal ini menurut Zeth Warouw menjadi tonggak reformasi penting dalam Polri yang konsisten sebagai pelayan masyarakat. Sehingga jangan ada lagi keraguan terhadap lembaga negara yang paling bertanggung jawab terhadap keamanan masyarakat.

Baca juga :  BBM Naik, Ojol serta Sopir Angkodes di Ponorogo Gratis Untuk PKB Tahunan

“Setinggi apapun kepangkatan serta jabatan seseorang di dalam lembaga ini tidak akan terlepas dari kewajiban mematuhi Pancasila yang menjadi dasar bernegara. disebabkan kemanusiaan yang adil serta beradab ialah fondasi peradaban bangsa serta negara,” tegasnya.

Desakan masyarakat supaya kasus pembunuhan Brigadir Yosua secara sadar maupun tak sadar menurut Zeth Kobar ialah cerminan dari tuntutan masyarakat Pancasila.

“disebabkan kalau Polri gagal menegakkan Sila ke 2, maka dalam pelaksanaannya dimasyarakat, hanya akan melahirkan ketidak adilan serta penderitaan masyarakat, jelas praktisi hukum ini.

Menurutnya, momentum ini seharusnya menjadi kesempatan untuk membersihkan institusi Polri dari semua kecurigaan masyarakat serta membangun kembali kepercayaan publik terhadap Polri sebagai alat negara yang mampu menegakkan hukum berdasarkan Pancasila.

“Penuntasan kasus ini akan menjadi cerminan penanganan semua kasus-kasus hukum yang dihadapi masyarakat dimasa akan datang,” tegasnya.

Baca juga :  Dilaporkan Terkait Perjalanan Dinas ke Kejari Kota Pasuruan, Sekda: Maaf Saya Sakit

Zeth Warouw mengingatkan bahwa Pancasila ialah patokan fundamental untuk mengukur serta menyelesaikan setiap persoalan serta masalah yang dihadapi oleh bangsa serta negara.

“Sehingga siapapun tidak akan adalagi keraguan dalam mencari jalan keluar yang dipandu oleh Pancasila. disebabkan Pancasila ialah tonggak penjuru ideologis bangsa serta negara. Salah satunya dalam menjawab persoalan kasus Jenderal Sambo saat ini,” katanya.

Ketegasan Kapolri

Saat mengumumkan status tersangka pada Irjen Ferdy Sambo, Kapolri Listyo Sigit didampingi Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto, Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto, Dankor Brimob Anang Revandoko, KabaintelkamPolri Irjen Ahmad Dofiri, serta Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo.

Dalam jumpa persnya tersebut, Kapolri mengatakan Tim Khusus menemukan bahwa peristiwa yang terjadi ialah peristiwa penembakan terhadap Brigadir J yang mengakibatkan dirinya tewas.

Baca juga :  Polrestabes Surabaya Buru Dua Pelaku Curanmor di Life Hotel

Kapolri menegaskan penembakan tersebut dilakukan oleh Brigadir E atas perintah Irjen Ferdy Sambo.

“Saudara Brigadir E telah mengajukan Justice Collaborator serta itu yang membuat peristiwa itu menjadi semakin terang,” lanjutnya.

“Untuk membuat seolah-olah telah terjadi tembak-menembak saudara FS melakukan penembakan dengan senjata milik saudara J ke dinding berkali-kali, untuk membuat kesan seolah telah terjadi tembak-menembak,” katanya.

“Terkait apakah saudara FS menyuruh ataupun terlibat langsung dalam penembakan, saat ini tim terus melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi serta pihak-pihak yang terkait,” imbuhnya.

Zeth Kobar mengatakan Konferensi pers Kapolri tersebut menunjukkan Kapolri tegak lurus pada kepemimpinan nasional Presiden Jokowi berpegang pada Sila ke 2 dari dasar negara Pancasila.

“Yang akan menjadi titik awal percepatan reformasi Polri menjadi lebih baik dalam penegakan hukum serta pelayanan masyarakat. (*)

 

 

Sumber -> Beritajatim.com

Komentar

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Jangan lewatkan

0
Punya ide, saran atau kritik? Silakan berkomentar.x
()
x