27 C
Sidoarjo
BerandaJatimHukum KriminalBersenjata Celurit, 3 Remaja Serang Konvoi Pesilat di Jombang

Bersenjata Celurit, 3 Remaja Serang Konvoi Pesilat di Jombang

Jombang (PortalSidoarjo.com) – Pengeroyokan terhadap anggota perguruan silat terjadi lagi di Jombang. Akibatnya, seorang pelajar SMP mengalami luka serius disebabkan terkena sabetan celurit. Peristiwa berdarah itu terjadi di depan Lapangan Sepak Bola Desa Plosogeneng, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (6/8/2022) pukul 01.00 WIB dini hari.

Peristiwa itu kemudian ditangani polisi. Korps berseragam coklat langsung melakukan penyelidikan serta memburu pelaku. Walhasil, 48 remaja diciduk. Selain itu, petugas juga mengamankan 32 unit sepeda motor serta dua bilah celurit. Dari pemeriksaan, tiga orang ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka ialah RN (20) asal Desa Kepuhkajang, Kecamatan Perak; RR (17) warga Kesamben Kecamatan Ngoro serta NMA (19) warga Kedungpari, Kecamatan Mojowarno, Jombang. “Dari 48 orang yang kita amankan, tiga di antaranya ditetapkan sebagai tersangka disebabkan terbukti melakukan pengeroyokan,” ujar Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Giadi Nugraha, Sabtu (6/8/2022).

Baca juga :  Tan Irwan Janjikan Dermaga Hingga Hotel Mewah untuk Kelabuhi Korban

Giadi menjelaskan, kejadian itu bermula adanya pengesahan warga baru salah satu dari perguruan silat di Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang. Anggota perguruan silat itu melakukan konvoi keliling yang diduga akan membuat keonaran. Nah, ketika mereka konvoi, pelaku bersama tiga orang temannya melihat ada gerombolan lewat di tempat kejadian perkara (TKP) serta melihat temanya terjatuh.

Pelaku lalu berlari menuju ke gerombolan yang lewat dengan membawa senjata tajam berupa celurit. Dia menyabetkan senjata tajam ke arah rombongan tersebut. Akibatnya, korban korban pelajar SMP mengalami luka bacokan di punggung sebelah kanan. Korban sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

“Para pelaku dari salah satu perguruan silat. Mereka memang mencari keributan terhadap perguruan lain. Sehingga ketika nanti dapat lawan akan langsung melukai dengan segala tajam. “Ada 48 orang remaja yang telah diamankan dalam kejadian ini. Sedangkan barang bukti 32 sepeda motor serta dua bilah senjata tajam,” ujar Giadi.

Baca juga :  Buntut Sengketa Tanah di Pantai Semilir Tuban, Pemdes Dilaporkan Polisi

Dari jumlah itu, yang terindikasi tidak melakukan tindak pidana dipulangkan dengan catatan dijemput oleh keluarga. Sedangkan tiga remaja yang terpenuhi alat buktinya ditetapkan sebagai tersangka. “Tiga tersangka dijerat Pasal 170 KUHP ayat (1) (2) ke-2 KUHP tentang pengeroyokan yang mengakibatkan luka berat dengan ancaman hukuman penjara 9 tahun,” pungkas Giadi. [suf]

Sumber -> Beritajatim.com

Komentar

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Jangan lewatkan

0
Punya ide, saran atau kritik? Silakan berkomentar.x
()
x