31 C
Sidoarjo
BerandaJatimHukum KriminalModus Jasa Ekspedisi, Penggelap Handphone Pabean Cantikan Surabaya untung Rp1,5 Miliar

Modus Jasa Ekspedisi, Penggelap Handphone Pabean Cantikan Surabaya untung Rp1,5 Miliar

Surabaya (PortalSidoarjo.com) – Anggota Unit Reskrim Polsek Pabean Cantikan Surabaya meringkus 5 orang komplotan penggelapan handphone bermodus jasa ekspedisi di Jalan Demak.

Tak tanggung-tanggung, 424 unit handphone berhasil digelapkan oleh para tersangka dengan nilai total Rp1,5 miliar.

Lima orang tersangka ialah Edi Mulyono (46) warga Jalan Rembang, Miswanto (49), Jalan Randu Barat, Faisal Heriyanto (24) asal Dusun Polay, Kabupaten Pamekasan, Candra Adi (34) asal Dusun Oro Timur Pamekasan serta Ahmad Fariqi (32) asal Dusun Polay Kabupaten Pamekasan.

Kapolsek Pabean Cantikan, Kompol Hegy Renata mengatakan jika dalam menjalankan aksinya, kelima orang berbagi peran.

“Tersangka Edi merupakan pegawai ekspedisi. Sementara Miswanto ialah orang yang mau terima barang. Oleh Miswanto lalu dijual ke Faisal sama Candra. Lantas dijual lagi ke Ahmad Fariqi yang merupakan pemilik salah satu konter HP di Pamekasan,” ujar Heggy saat dihubungi PortalSidoarjo.com, Jumat (05/08/2022).

Baca juga :  Tinggalkan Motor Curiannya, Pria Asal Kota Probolinggo ini Diciduk Polisi di Sawah

Hegy merincikan, Handphone yang digelapkan oleh para pelaku yakni, 14 unit tipe VIVO Y21S serta 410 unit dengan rincian tipe T15G 60 Unit, V23E 100 unit, Y33T 50 Unit, Y15S 60 Unit, Y21 40 Unit, Y21S 100 unit.

Dari informasi yang dihimpun, kasus ini berawal dari adanya laporan dari seorang wanita berinisial ENFW warga Surabaya pada Jumat (15/07/2022).

Saat itu, wanita tersebut akan mengirimkan HP dengan total sebanyak 424 unit menggunakan layanan ekspedisi tersebut dengan target ke Banjarmasin. Lantas, ia menyerahkan ratusan HP itu kemudian diterima oleh salah Edi untuk dikirim.

“Korban ENFW saat itu mengirimkan barang berupa Handphone untuk target Surabaya menuju Banjarmasin melalui pelaku EM (Jasa Pengiriman) untuk melakukan pengiriman barang dari Surabaya,” jelas Kompol Hegy.

Baca juga :  Sidang Offline, Bechi Terdakwa Pencabulan Jombang Bakal Didatangkan ke PN Surabaya

Kompol Hegy menambahkan, barang yang diambil serta dibawa oleh Edi dari PT. Dira Pratama Expressindo komplek pertokoan semut indah D-5 Surabaya itu untuk dikirim ke Banjarmasin sesuai alamat target.

“tetapi ditengah perjalanan barang – barang tersebut, tidak sampai target,” jelas Hegy.

Kemudian anggota Unit Reskrim melakukan serangkaian penyelidikan serta mendapatkan informasi bahwa Edi saat itu berada di Home Stay PN Jalan Yos Sudarso, Sidoarjo. “Anggota segera melakukan penggerebekan,” imbuhnya.

Di lokasi tersebut akhirnya Polisi berhasil mengamankan EM serta barang bukti yang hasil penggelapan 276 unit Handphone Vivo dengan berbagai macam type, 1 buah celana jeans, 2 buah jaket, 5 buah kaos, 1 buah tas selempang serta 1 unit Handphone Merk Samsung, dalam kejadian tersebut, kerugian sebesar 1,5 milyar.

Baca juga :  Pencabulan Sejumlah Bocah di Jember Terbongkar Gara-gara Ketua RW Diejek

Sementara itu dari interogasi tersangka EM merupakan pegawai ekspedisi tersebut. Dalam aksinya ia bekerja sama dengan sejumlah rekannya. “Hasilnya dibagi,” pengakuan tersangka.

Untuk mempertanggungjawabkan atas perbuatannya,kata Ipda Suroto para pelaku dijerat dengan Pasal 378 Jo 372 KUHP tentang Penipuan serta atau penggelapan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 4 (empat) tahun. (ang/ted)

Sumber -> Beritajatim.com

Komentar

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Jangan lewatkan

0
Punya ide, saran atau kritik? Silakan berkomentar.x
()
x