24 C
Sidoarjo
BerandaJatimHukum KriminalNekat Jual Sabu, 2 Wanita Asal Lamongan Diciduk Polisi #hukrim

Nekat Jual Sabu, 2 Wanita Asal Lamongan Diciduk Polisi #hukrim

Lamongan (PortalSidoarjo.com) – Kepolisian Resor (Polres) Lamongan mengamankan dua wanita asal Lamongan yang terlibat jaringan peredaran barang haram berupa sabu-sabu. Kedua tersangka tersebut yakni Febri Susanti (30), warga Baturono, Kecamatan Sukodadi serta Nuraini (40), asal Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Lamongan.

Masing-masing tersangka ditangkap polisi dari dua tempat yang berbeda. Selain itu, ditangkapnya kedua tersangka ini merupakan hasil pengembangan dari penyelidikan kasus serupa sebelumnya.

“Febri ditangkap di rumahnya, sedangkan Nuraini ditangkap saat berada di kosnya, di Banjarmendalan Kecamatan Lamongan. Satu di antara tersangka ini menyusul kakaknya (pasangan suami istri) yang diamankan beberapa waktu lalu,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Lamongan AKP Akhmad Khusen, Sabtu (21/5/2022).

Baca juga :  HUT ke-76 Polri, Gus Thon : Penting Memperkuat Kamtibmas Saat Covid-19 Mulai Mereda #hukrim

Lebih lanjut berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat, Khusen menjelaskan, kedua wanita itu diduga telah beberapa kali melakukan transaksi jual beli barang haram di lingkungannya.

Bahkan, bisnis yang dijalankan oleh kedua tersangka ini dinilai sudah meresahkan masyarakat disebabkan dikhawatirkan akan merusak mental generasi muda. Oleh sebab itu, disebabkan tak betah dengan aksi tersangka akhirnya warga nekat menginformasikannya pada polisi.

Masih kata Khusen, selain menangkap kedua wanita itu, kini polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari para tersangka ini.

Dari tangan Febri Susanti, polisi mengamankan 4 klip plastik berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor 1,6 gram, 1 bekas kaleng CDR, 1 buah teko keramik, serta 1 buah HP Samsung A20S warna hitam.

Baca juga :  Warga Lumajang Jadi Kurir Narkoba, Diringkus Polres Tanjung Perak #hukrim

Sementara dari tangan Nuraini, polisi mengamankan 2 klip plastik berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,66 gram, 1 buah pipet kaca, 1 buah korek api, 1 buah HP OPPO A3S warna merah, serta uang tunai Rp 400 ribu.

Tak cukup itu, ungkap Khusen, saat melakukan aksinya tersebut salah satu dari dua tersangka ini ada yang memakai sistem ranjau dalam praktik penyebarannya ke beberapa titik.

“Kedua tersangka ini dijerat Pasal 114 Ayat (1) serta 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” kata Khusen sembari berharap pada masyarakat untuk tak segan melapor ke polisi jika mendapati adanya peredaran narkoba di Lamongan. [riq/beq]

Sumber -> Beritajatim.com

Komentar

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Jangan lewatkan

0
Punya ide, saran atau kritik? Silakan berkomentar.x
()
x