26 C
Sidoarjo
BerandaJatimBNNP Jatim Gagalkan Peredaran 16,9 Kilogram Ganja, Tiga Tersangka Diamankan

BNNP Jatim Gagalkan Peredaran 16,9 Kilogram Ganja, Tiga Tersangka Diamankan

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja seberat 16.963 gram atau 16,9 kilogram hasil dari pengungkapan dua perkara berbeda.

“Salah satu modus yang dilakukan tersangka ini dengan memasukkan ganja dalam kemasan berisi bubuk kopi,” ujar Brigjen Pol M. Aris Purnomo Kepala BNNP Jatim, Kamis (19/5/2022).

Dalam kedua kasus tersebut tiga orang tersangka diamankan yaitu YF warga Kedurus Surabaya, HGA warga Jember yang tinggal di Malang, serta AH warga Wagir Malang.

Pengungkapan pertama, kata dia, dilakukan terhadap tersangka YF yang kedapatan menyimpan ganja dengan total 1.981 gram atau 1,9 kilogram.

Di hadapan petugas, YF mengaku mendapat ganja tersebut dengan cara membeli melalui media sosial Instagram.

Baca juga :  Jenazah Tjahjo Kumolo Akan Dibawa ke Rumah Duka Siang Ini

Kemudian, perkara kedua, ia menyampaikan telah menangkap tersangka berinisial HGA serta AH.

Petugas mendapat informasi bahwa di salah satu kantor paket di Klojen serta di Lapangan Bandulan kawasan Sukun Kota Malang akan ada transaksi narkotika.

Setelah dilakukan penyelidikan, petugas menangkap HGA disebabkan telah menerima paket berisikan ganja.

Dari penangkapan itu, petugas menyita satu paket berwarna cokelat berisikan ganja sebanyak 15 bungkus dengan berat total 14.982 gram atau 14,8 kilogram.

Selanjutnya petugas BNNP Jatim serta HGA menuju Lapangan Bandulan Malang serta di sana bertemu tersangka AH sebagai penerima.

“Saat berusaha mengambil paket, tersangka AH malah mencoba melarikan diri. Petugas melakukan tindakan tegas serta terukur berupa tembakan di bagian kaki kiri,” katanya.

Baca juga :  Pengelola Mal Siap Sediakan Tempat Vaksinasi Booster untuk Pengunjung

Dari keterangan tersangka, ia bersama HGA menerima paket ganja tersebut atas perintah atasannya bernama Sinyo yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

AH mengaku telah lima kali menerima paket ganja atas perintah atasannya bernama Pablo yang juga masuk DPO.

Atas perbuatannya, tersangka diancam pidana Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 111 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(ant/dfn/ipg)

Sumber -> Suara Surabaya

Komentar

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Jangan lewatkan

0
Punya ide, saran atau kritik? Silakan berkomentar.x
()
x