25 C
Sidoarjo
BerandaJatimKepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, serta Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Surabaya

Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, serta Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Surabaya

Kementerian Kelautan serta Perikanan (KKP) serta Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan menggagalkan penyelundupan 30.911 benih udang atau benur lobster di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur.

I Suprayogi Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, serta Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Surabaya mengatakan, kronologi pengungkapan kasus yang terjadi pada Kamis, 12 Mei 2022 sekitar pukul 10.00 WIB.

“Rencananya mau dibawa ke Singapura, tapi sinergi kami dengan teman-teman Bea Cukai berhasil mencegah kejahatan ini,” katanya.

Suprayogi memaparkan benur-benur tersebut, yang akan diangkut memakai pesawat Scoot Tiger Air itu terdiri atas 26.895 ekor jenis pasir serta 4.016 jenis mutiara. Guna kepentingan persidangan, petugas menyisihkan sebanyak 600 benur.

Baca juga :  Diduga Rem Blong, Truk di Pasrepan Pasuruan Seruduk Belasan Rumah serta Lima Kendaraan

“Pelaku berinisial S sudah diamankan sama teman-teman Bea Cukai serta akan dilakukan pendalaman,” ujar Suprayogi.

Selesai dilakukan pencacahan, BKIPM Surabaya I berkoordinasi dengan Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir serta Laut (BPSPL) Denpasar Kantor Wilayah Kerja Jawa Timur. Koordinasi tersebut untuk pemilihan lokasi pelepasliaran benur sekaligus jaga keberlanjutannya.

Pada kesempatan kali ini, Yogi mengingatkan ancaman pidana bagi para pelaku. Sebagaimana disebut pada Pasal 92 jo Pasal 26 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja sebagai Perubahan UU Nomor 45 Tahun 2009 serta UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, penyelundup sumber daya perikanan dapat dipidana delapan tahun.

“Kami ingatkan, jangan coba-coba disebabkan sinergi antar lembaga makin kuat yang juga berarti tak ada ruang bagi penyelundupan,” tegasnya.

Baca juga :  DPR Desak Pemerintah Membuat Vaksin Seiring Munculnya Hepatistis Akut di Indonesia

Sebelumnya, Sakti Wahyu Trenggono Menteri Kelautan serta Perikanan, KKP menegaskan komitmennya terhadap budi daya lobster dalam negeri.

Hal tersebut dinilai sejalan dengan Peraturan Menteri Kelautan serta Perikanan Nomor 17 Tahun 2020 yang sekaligus melarang kegiatan ekspor benur. (ant/rst)

Sumber -> Suara Surabaya

Komentar

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Jangan lewatkan

0
Punya ide, saran atau kritik? Silakan berkomentar.x
()
x