28 C
Sidoarjo
BerandaGaleri KotaNOSTALGIA LEBARAN JAMAN DULU #sidoarjo

NOSTALGIA LEBARAN JAMAN DULU #sidoarjo

Setiap lebaran tiba, tak ada yang lebih bergembira dari kami, anak-anak kampung yang hidup terpencil jauh di pelosok desa. Sejak awal puasa, kami telah mulai menghitung hari serta bersiap menyongsongnya dengan seksama. Mengapa?

Sebab, itulah puncak segala waktu yang selalu kami tunggu-tunggu: baju serta mainan baru, peci beludru, uang saku dari segala penjuru, hidangan lezat di balik setiap pintu, benderang dian seribu serta rentengan petasan malam takbiran diantara suara bedug yang dipukul bertalu-talu.

Tak ada seorang pun dari kami yang mau ketinggalan lebaran. Itulah sebabnya, kami selalu ketakutan ketika diberitahu, bahwa tak ada hari raya bagi anak-anak yang tak mau berpuasa. meski harus menahan lapar serta haus yang kadang menyengat luar biasa, kami berusaha merampungkan puasa sebulan lamanya.

Baca juga :  NJAN MASAKIN BUAT BUKA PUASA, AYAH KETAGIHAN! #resepmasakan

Paling tidak, puasa setengah hari, atau puasa bedug, bagi anak-anak belia. Sedang untuk mereka yang berumur sembilan tahun atau lebih tua, tak ada perkecualian, dengan alasan apa saja. Anak-anak yang tak kuat puasa akan dianggap cengeng serta jadi bahan olok-olok di mana-mana.
#Lebaran #Idulfitri #Takbiran

Sumber artikel »

Komentar

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Jangan lewatkan

0
Punya ide, saran atau kritik? Silakan berkomentar.x
()
x