26 C
Sidoarjo
BerandaJatimKemenkes: Vaksin HPV Diberikan untuk Siswi Kelas 5 serta 6 SD

Kemenkes: Vaksin HPV Diberikan untuk Siswi Kelas 5 serta 6 SD

Kementerian Kesehatan menyebutkan program vaksinasi human papillomavirus (HPV) untuk mencegah penyakit kanker serviks di Indonesia menyasar pelajar perempuan kelas 5 serta 6 sekolah dasar.

“HPV diberikan pada siswi kelas 5 serta 6 SD serta diberikan sebanyak dua kali,” kata Prima Yosephine Pelaksana tugas (Plt) Direktur Pengelolaan Imunisasi Kemenkes dalam Seminar Media Pekan Imunisasi Dunia 2022 secara virtual, Senin (18/4/2022).

Prima mengatakan pemberian vaksin HPV berlangsung secara bersamaan dengan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang rutin diselenggarakan pada Agustus serta November setiap tahunnya.

Ia mengatakan vaksinasi HPV telah dimulai di dua provinsi serta lima kabupaten/kota di Indonesia sejak 2021, serta diperluas di tiga provinsi serta lima kabupaten/kota pada tahun ini. Rencananya vaksinasi kanker serviks berlaku secara nasional pada 2023-2024.

Baca juga :  Anggota DPR minta Wapres Dorong Pelaksanaan Vaksin Halal

untuk mempersiapkan hal itu, kata Prima, Kemenkes memfasilitasi pelatihan vaksinasi HPV secara berjenjang dari tingkat dinas kesehatan hingga Puskesmas di setiap daerah.

“untuk DKI serta Bali sudah pelatihan. Tahun ini serta tahun depan kita kembangkan di seluruh kabupaten/kota yang didahului dengan tenaga kesehatan,” katanya, seperti dikutip dari Antara, Selasa (19/4/2022).

Selain melatih kemampuan sebagai vaksinator, kata Prima, peserta pelatihan juga diajarkan tentang upaya menangkal hoaks atau berita bohong terkait HPV.

“Masyarakat sebenarnya cukup menerima bahwa kanker serviks penyakit mengerikan sehingga penerimaannya cukup baik. Walaupun tidak menutup diri masih ada hoaks,” katanya.

Salah satu hoaks terkait vaksin HPV ialah efek samping yang dapat memicu kemandulan. “Kami ada pembekalan panduan terkait hoaks ini,” katanya.

Baca juga :  Mengaku Sakit, Wali Kota Ambon Tetap Dijemput KPK

Sebelumnya, Budi Gunadi Sadikin Menteri Kesehatan RI mengatakan vaksinasi HPV merupakan tambahan vaksin wajib di Indonesia dalam program pencegahan kanker.

“Kita akan naikkan vaksin wajibnya kita dari 11 antigen menjadi 14, kita tambah vaksin HPV, PCV sama Rotavirus, terutama disebabkan kematian kanker itu paling banyak wanita Indonesia disebabkan serviks sama kanker payudara, serviks ada vaksinnya,” kata Menkes dalam Pertemuan Diaspora Kesehatan Indonesia Kawasan Amerika & Eropa.(ant/dfn/ipg)

Sumber -> Suara Surabaya

Komentar

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Jangan lewatkan

0
Punya ide, saran atau kritik? Silakan berkomentar.x
()
x