31 C
Sidoarjo
BerandaJatimKuota Haji Asal Indonesia Tahun Ini Sebanyak 100.051 Jemaah

Kuota Haji Asal Indonesia Tahun Ini Sebanyak 100.051 Jemaah

Cholil Qoumas Menteri Agama Yaqut menyampaikan, tahun ini Indonesia akan memberangkatkan 100.051 jemaah haji.

“Setelah dua tahun, kita tidak memberangkatkan jemaah haji disebabkan Covid-19, Alhamdulillah atas ikhtiar serta doa kita semua, di tahun ini kita akan kembali memberangkatkan jemaah haji dengan kuota 100.051 jemaah serta 1.901 petugas,” ujar Menag, dalam sambutannya pada Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan, di Jakarta, Selasa (19/4/2022) malam.

“Insya Allah akan kita berangkatkan di kloter pertama tanggal 4 Juni 2022,” sambungnya.

Menurut Menag, kepastian jumlah kuota haji ini menjadi salah satu kabar gembira yang perlu disampaikan pada umat Islam Indonesia dalam peringatan Nuzulul Qur’an.

Sebelumnya Komisi VIII DPR RI serta Kementerian Agama pada Rabu (13/4/2022), menggumumkan kesepakatan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2022 atau 1443 Hijriah.

Baca juga :  42 Tahun Mengenang Fatmawati, Sosok Membanggakan serta Menginspirasi

Dalam keterangan pers, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Yandri Susanto Ketua Komisi VIII DPR RI mengatakan, BPIH rata-rara untuk musim haji tahun ini Rp81.747.844 per jemaah.

“Biaya haji yang ditanggung calon jemaah haji tahun 2022, sebanyak Rp39.886.009 per jemaah,” katanya.

Nominal tersebut ditetapkan sesudah melalui kajian serta pembahasan dalam serangkaian rapat kerja antara pemerintah dengan DPR.

meski ada kenaikan biaya dibanding dua tahun lalu, legislator dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu menegaskan biaya haji tambahan tidak dibebankan pada calon jemaah haji.

“Tambahan biaya jemaah haji lunas tunda tahun 1441 H/2020 M dibebankan pada alokasi virtual account milik para calon jemaah haji tahun 2020 yang selama ini dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH),” ucapnya.

Baca juga :  Zakat ASN Pemkot Surabaya Capai Rp14 Miliar

Seiring kenaikan biaya haji, pemerintah akan meningkatkan pelayanan pada jemaah. Antara lain, jatah makan jemaah haji di Mekkah serta Madinah bertambah dari dua kali menjadi tiga kali per hari.

Seperti diketahui, Indonesia sudah dua tahun terkahir tidak memberangkatkan jemaah haji disebabkan pandemi Covid-19.

Tahun ini, Kerajaan Arab Saudi kembali mengizinkan satu juta orang dari seluruh dunia untuk menunaikan ibadah haji, dengan sejumlah syarat seperti maksimal usia jemaah 65 tahun, serta sudah menerima suntikan vaksin Covid-19 dua dosis.(dfn/ipg)

Sumber -> Suara Surabaya

Komentar

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Jangan lewatkan

0
Punya ide, saran atau kritik? Silakan berkomentar.x
()
x