29 C
Sidoarjo
BerandaJatim600 Bus di Terminal Purabaya Siap Layani Mudik 2022

600 Bus di Terminal Purabaya Siap Layani Mudik 2022

Sekitar 600 bus di Terminal Purabaya Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, sudah disiapkan untuk menyambut arus mudik 2022. meski demikian, jumlah ini diperkirakan masih akan terus bertambah, tergantung dengan jumlah pemudik.

Sebelumnya, pemerintah telah mengizinkan masyarakat untuk mudik Lebaran dengan aturan tertentu, setelah sempat melarang selama dua tahun pandemi Covid-19.

Andi Cipto Adi Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Terminal Tipe A Purabaya waktu ditemui pada suarasurabaya.net, Senin (18/4/2022) mengatakan, hingga saat ini rata-rata setiap hari armada yang beroperasi berkisar 200 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Ditambah bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) sekitar 400 bus.

Menurut Andi, jumlah bus yang beroperasi tersebut kemungkinan masih akan terus bertambah. tetapi dirinya mengaku belum dapat memastikan disebabkan bergantung pada jumlah penumpang yang mudik.

Baca juga :  Zakat ASN Pemkot Surabaya Capai Rp14 Miliar

“Masih terus bertambah, tapi sementara jumlah itu masih memenuhi penumpang,” imbuh Andi.

Andi memprediksi, arus mudik di Terminal Purabaya akan mulai terlihat 7 hari sebelum Lebaran yaitu 25 April 2022 hingga 7 hari setelah momen Idulfitri.

“Sekarang fokusnya lebih ke kesiapan seluruh PO (Perusahaan Otobus), angkutan busnya, koordinasi dengan aparat baik Kepolisian maupun Dishub. Serta ada 130-an petugas dari Kemenhub yang siap melakukan pelayanan,” jelasnya.

Terkait kemungkinan melonjaknya jumlah pemudik, pihaknya mengaku bahwa seluruh PO sudah siap memenuhi kebutuhan itu.

“Yang jelas PO sudah siap dulu, tapi fluktuasi baru terlihat nanti H-7. Mereka (PO) akan memobilisasi,” tegas Andi.

Sebagai informasi, pemerintah mengizinkan mudik Lebaran tahun 2022 dengan memberlakukan aturan tertentu yang dituangkan dalam Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 nomor 16 Tahun 2022, tentang ketentuan perjalanan orang dalam negeri pada Masa Pandemi Covid-19.

Baca juga :  Korban Meninggal Akibat Kecelakaan Bus di Tol Mojokerto Bertambah Jadi 15 Orang, Berikut Identitasnya

Aturan tersebut, ditujukan untuk pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) dengan transportasi udara, laut, darat dengan kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan, serta kereta api antarkota.

Selain itu, bagi masyarakat penerima vaksin booster tidak perlu lagi menunjukkan hasil negatif surat rapid test antigen atau RT-PCR. tetapi bagi yang baru sudah mendapatkan vaksin sampai dosis 2 wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1X24 jam, atau RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun wakti 3X24 jam sebelum keberangkatan.

Sementara bagi yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3X24 jam sebelum keberangkatan.

Baca juga :  Update PMK di Kabupaten Mojokerto: 1.098 Ternak Sapi Terpapar, 18 Mati

Sebagai informasi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sudah melakukan serah terima pengelolaan Terminal Tipe A Purabaya pada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (RI) pada 31 Maret 2022. (lta/ipg)

Sumber -> Suara Surabaya

Komentar

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Jangan lewatkan

0
Punya ide, saran atau kritik? Silakan berkomentar.x
()
x