25 C
Sidoarjo
BerandaJatimAplikasi Vokasakti Maksimalkan Link and Match Dunia Pendidikan serta Industri

Aplikasi Vokasakti Maksimalkan Link and Match Dunia Pendidikan serta Industri

Kamar Dagang serta Industri (Kadin) Jawa Timur melakukan penandatanganan atau MoU dengan PT Telkom Indonesia, terkait penggunaan aplikasi Vokasakti untuk mendukung implementasi program vokasi dual sistem atau link and match dunia pendidikan dengan industri.

Penandatanganan dilakukan oleh Adik Dwi Putranto Ketua Umum Kadin Jatim dengan Djatmiko selaku Executive Vice President Telkom Regional V Jatim Balinus, di Auditorium Kadin Institute Surabaya, Senin (18/4/2022).

Adik Dwi Putranto mengungkapkan, bahwa sejauh ini Kadin Jatim telah berkomitmen penuh untuk mendukung program vokasi (link and match) atau pendidikan vokasi dual sistem. komitmen tersebut diwujudkan melalui kerjasama dengan dua lembaga dari Jerman, yaitu IHK Tier serta GIZ Jerman.

“Dengan IHK Tier kami sudah bekerjasama selama 5 tahun, sementara dengan GIZ kita mulai pelaksanaan program di bulan Juli besok. Ini terkait link and match dunia pendidikan serta dunia industri,” katanya.

Baca juga :  Kecelakaan Bus Pariwisata di Tol Mojokerto 14 Korban Meninggal, Sopir Utama Selamat serta Sehat

Program vokasi tersebut juga mendapatkan support dari berbagai stakeholder, mulai dari Pemprov Jatim, dalam hal ini Dinas Tenaga kerja, Dinas Pendidikan serta Dinas Perindustrian Jatim.

“Harapan kami setelah MoU ini, kami juga dapat me-link and match kegiatan Kadin dengan Telkom, disebabkan kami juga melakukan fasilitas pemagangan, tidak hanya siswa SMK serta Perguruan Tinggi di Jatim tetapi dengan 11 PT di Gorontalo serta di NTB. disebabkan disana industri sangat terbatas, makanya pemagangan mahasiswa serta SMK kita berikan fasilitas. Kami bekerjasama dengan Kadin Jateng, Jabar serta Kadin DKI Jakarta,” ungkap Adik.

Sementara itu, Djatmiko EVP Telkom Indonesia Regional V Jatim Bali Nusra mengungkapkan, bahwa kerjasama penggunaaan aplikasi Vokasakti untuk mendukung program link and match antara dunia pendidikan dengan dunia industri. Aplikasi tersebut akan mempertemukan alumni SMK serta dunia industri, sekaligus mengelola data base dari sekian banyak alumnus.

Baca juga :  Dugaan Hepatitis Akut di Indonesia Bertambah 14 Kasus

“Mereka itu memiliki kualifikasi serta keahlian apa, itu nanti yang dipertemukan di sini serta Vokasakti ini akan terus kita kembangkan sehingga dapat menjadi solusi kebutuhan bersama,” terang Djatmiko.

Saat ini, sudah ada sekitar 200 SMK yang telah menggunakan aplikasi vokasakti secara nasional, sementara di Jatim sudah mencapai 40 SMK. Adapun jumlah industri yang telah melakukan registrasi mencapai 4.174 industri, dengan Jatim mencapai 169 industri.

“Target kami, dengan adanya kerjasama ini maka industri yang melakukan registrasi akan bertambah menjadi 10.000 industri,” kata Djatmiko.

Sementara itu, Nurul Indah Susanti Wakil Ketua Bidang SDM serta Ketenagakerjaan Kadin Jatim mengatakan, bahwa kerjasama dengan Telkom ini utamanya ialah penggunaan aplikasi, yang akan memudahkan pencari kerja mendapatkan pekerjaan sesuai dengan yang diinginkan.

Baca juga :  Dispendukcapil Gencarkan Program ‘Jebol Anduk’ untuk Rekam Data Penduduk

“Ini tujuannya ialah aplikasi yang ada di vokasakti dengan industri yang ada di Kadin dapat dikolaborasikan, supaya output dari SMK serta PT dapat dipadukan. Adapun tugas Kadin Jatim ialah menjembatani harmonisasi kurikulum yang berbasis kompetensi. serta vokasakti ialah implementasi dari sistemnya,” tegas Nurul.

Pada kesempatan yang sama, Himawan Bagijo Kepala Dinas Ketenagakerjaan serta Transmigrasi Jatim mengungkapkan dukungannya terhadap apa yang telah dilakukan Kadin Jatim bersama PT Telkom.

“Yang sekarang dibangun Telkom ialah menyediakan aplikasi yang dapat diakses oleh angkatan kerja di Jatim untuk memulai belajar memasuki dunia industri, kompetensi apa yang dibutuhkan industri, dimana saja serta apa saja lowongan yang dibutuhkan. Bagi Disnaker, ini penting disebabkan lulusan yang masuk dunia kerja dengan nyaman serta cepat menempati dunia kerja akan mengurangi tingkat pengangguran terbuka,” tandasnya.(bil/ipg)

Sumber -> Suara Surabaya

Komentar

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Jangan lewatkan

0
Punya ide, saran atau kritik? Silakan berkomentar.x
()
x