27 C
Sidoarjo
BerandaJatimPuluhan UMKM serta Cooking Class Meriahkan Kampung Ramadan Surabaya

Puluhan UMKM serta Cooking Class Meriahkan Kampung Ramadan Surabaya

Puluhan UMKM di Jawa Timur hadir di Kampung Ramadan di Giant Maspion Square, Surabaya mulai 15 sampai 24 April 2022. Tidak hanya kuliner, terdapat juga pameran hidroponik, pernak-pernik, otomotif hingga aneka pakaian wanita.

Selain itu, masyarakat juga dapat membawa anak-anak untuk menjajal wahana permainan bianglala, kora-kora, mandi bola serta aneka permainan lainnya.

Masyarakat mengaku senang dengan gelaran ini, salah satunya Anita, seorang Ibu serta seorang nenek yang sudah dua hari berturut-turut mengunjungi Kampung Ramadan tersebut.

“Rumah saya di Deltasari Sidoarjo, dari kemarin setiap buka puasa, saya sekeluarga ke sini. Di sini pilihannya banyak serta relatif terjangkau, jadi libur masak dulu,” ujar Anita yang memborong bakso kuah seafood produk dari Pesantren Nurul Amanah Bangkalan.

Baca juga :  Kecelakaan Bus Pariwisata di Tol Mojokerto 14 Korban Meninggal, Sopir Utama Selamat serta Sehat

Berbagai pilihan kuliner mulai dari sosis bakar, bakso kuah seafood, nasi madura, serta aneka es krim dapat dinikmati.

Pengunjung juga dapat mengikuti demo serta pelatihan pembuatan kue oleh Choirul Mahpuduah pendiri Kampung Kue Rungkut.

“Di sini Ibu-ibu dapat mengikuti kelas pembuatan kue basah. Kebetulan hari ini sosis solo,” kata Choirul Mahpuduah pada suarasurabaya.net saat tengah memberikan pelatihan cooking class.

Perempuan yang akrab di sapa Bu Irul ini, kerap memberikan pelatihan serta mendukung program-program pemberdayakan ibu rumah tangga di Surabaya.

“Ibu-ibu cukup membayar Rp20 ribu untuk mengganti ongkos bahan. Tapi hasil produknya dapat dibawa pulang,” katanya.

Wahana permainan di Kampung Ramadan yang dapat dinikmati oleh para pengunjung, Minggu (17/4/2022) Foto : Retha Yuniar suarasurabaya.net

Baca juga :  Ratusan Sapi Asal NTT Tertahan di Pelabuhan Tanjung Perak disebabkan Wabah PMK

Sebagai informasi, Choirul Mahpuduah sempat dinobatkan sebagai pahlawan ekonomi disebabkan mampu menggerakkan ibu-ibu di kawasan Rungkut, untuk berdaya secara ekonomi dengan bisnis kue.

Di saat yang sama, Sapardi salah satu pengunjung asal Wonocolo Surabaya yang membawa serta keluarganya, mengaku senang mengunjungi gelaran ini.

“Di sini selain outdoor serta lebih aman dari penularan virus Covid-19 harganya juga relatif terjangkau serta dekat dari rumah,” ungkapnya. (tha/bil/iss)

Sumber -> Suara Surabaya

Komentar

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Jangan lewatkan

0
Punya ide, saran atau kritik? Silakan berkomentar.x
()
x