27 C
Sidoarjo
BerandaJatimPemerintah Diminta Perhatikan Titik Rawan Kecelakaan di Jalur Mudik Pantura

Pemerintah Diminta Perhatikan Titik Rawan Kecelakaan di Jalur Mudik Pantura

Toriq Hidayat Anggota Komisi V DPR RI, menilai Pemerintah perlu memperhatikan sejumlah titik rawan terjadinya kecelakaan di jalur Pantura untuk antisipasi arus mudik lebaran.

“Informasi dari kepolisian wilayah Pantura, kecelakaan umumnya diakibatkan oleh kondisi jalan serta minimnya rambu lalu lintas,” kata Toriq dalam keterangannya Jumat (15/4/2022) dikutip Antara.

Sejumlah titik rawan yang dimaksud di antaranya jalur Pantura Cirebon di Jawa Barat, jalur Rembang serta Demak di Jawa tengah, kemudian jalur tuban serta Situbondo di Jawa Timur.

Menurut Toriq, dari data tersebut, kasus kecelakaan kebanyakan berupa kecelakaan tunggal serta menabrak dari belakang. Kondisi jalan yang cenderung lurus serta lebar membuat pengemudi dapat memacu kecepatan tinggi. tetapi, saat berjumpa dengan kondisi jalan bergelombang atau berlubang, pengemudi dapat hilang kendali.

Baca juga :  Jumlah Korban Meninggal Kecelakaan Tol Mojokerto Bertambah 1 Orang

“Terutama malam hari, jarangnya penerangan jalan serta minimnya rambu lalu lintas menjadi kontribusi terjadinya kecelakaan di Pantura. untuk itu perlu adanya penanganan yang baik dari semua pihak. Saya juga menghimbau pada para pengguna jalan pantura supaya supaya tetap berhati-hati serta tetap waspada saat berkendara,” paparnya.

Toriq mengaku lega disebabkan Kementerian Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR) mengupayakan supaya semua perbaikan jalan di Jalur Pantura dapat selesai pada H-10 Lebaran.

meski demikian, diharapkan rekonstruksi jalan Pantura dapat selesai lebih cepat.

“Kementerian PUPR berjanji perbaikan jalur Pantura kelar dengan cepat. Targetnya selesai H-10 jelang hari raya. Upaya ini tentu saya apresiasi. tetapi jangan lupa, sebagian pemudik diperkirakan akan memulai mudik pada H-14,” jelasnya.

Baca juga :  Evaluasi Kecelakaan Bus Pariwisata, KNKT: Tidak Boleh Ada Tiang VMS di Bahu Jalan Tol

Sebagaimana informasi, Basuki Hadimuljono Menteri Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR) telah minta semua perbaikan jalan di Jalur Pantura selesai pada H-10 Lebaran tahun ini.

“Semua perbaikan jalan di jalur Pantura sudah saya minta supaya selesai pada H-10 Lebaran 2022, serta dipastikan aman untuk dilalui kendaraan masyarakat yang akan mudik,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (13/4/2022).

Menteri PUPR mengungkapkan, selain Jalan Lingkar Brebes-Tegal yang selesai dibangun sejak April 2021, Kementerian PUPR juga tengah mempersiapkan ruas jalur Pantura lainnya untuk mudik Lebaran 2022.

Jalan Lingkar Brebes-Tegal sendiri memiliki lebar 7,5 meter untuk dua lajur serta dilengkapi dengan delapan jembatan, masing-masing lima jembatan di wilayah Brebes serta tiga jembatan di wilayah Tegal. (ant/bil/ipg)

Baca juga :  Korban Meninggal Akibat Kecelakaan Bus di Tol Mojokerto Bertambah Jadi 15 Orang, Berikut Identitasnya

Sumber -> Suara Surabaya

Komentar

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Jangan lewatkan

0
Punya ide, saran atau kritik? Silakan berkomentar.x
()
x