27 C
Sidoarjo
BerandaJatimRandy Bagus Dituntut 3,5 Tahun Penjara

Randy Bagus Dituntut 3,5 Tahun Penjara

Proses hukum kasus aborsi Randy Bagus Hari Sasongko (21) berlanjut. Ivan Yoko Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Mojokerto menuntut Randy Bagus tiga tahun enam bulan hukuman penjara.

Fuad, reporter Maja FM melaporkan, sidang pembacaan tuntutan berlangsung cukup singkat di Ruang Cakra PN Mojokerto pada Selasa (12/4/2022) sekitar pukul 14.00 WIB.

Tuntutan hukum bagi Randy ini jauh lebih rendah dari dakwaan awal JPU yakni lima tahun enam bulan. Randy dijerat Pasal 348 KUHP ayat 1 juncto Pasal 56 KUHP ayat 2 atas perbuatan ikut serta dalam menggugurkan janin.

Ivan Yoko Wibowo JPU Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto mengatakan, tuntutan tersebut telah sesuai fakta persidangan.

Dalam dakwaan tersebut, terdakwa Randy terbukti secara sah serta meyakinkan dengan sengaja memberi kesempatan, sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan menggugurkan atau mematikan kandungan seorang wanita dengan persetujuannya. Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur serta diancam pidana dalam pasal 348 ayat (1) KUHP juncto pasal 56 ayat (2) KUHP.

Baca juga :  Pegawai Perhutani Melakukan Demonstrasi Menolak Berlakunya KHDPK

“Menuntut pidana terhadap terdakwa Randy Bagus Hari Sasongko dengan pidana selama 3 tahun serta enam bulan,” ucap Ivan Yoko.

Dia berujar terdapat empat poin yang memberatkan dalam persidangan kali ini, yakni perbuatan terdakwa yang meresahkan masyarakat, terdakwa berbelit-belit di persidangan, terdakwa tidak mengakui kesalahannya, serta terdakwa tidak menyesali perbuatannya.

Sementara, hal yang meringankan terdakwa yakni bersikap sopan serta terdakwa belum pernah diproses hukum. Menurut Ivan, tuntutan tiga tahun serta enam bulan terhadap terdakwa Randy sudah maksimal.

“Beberapa faktor yang tadi sudah saya sampaikan bahwa faktor meringankan serta memberatkan yaitu tidak mengakui di persidangan, itu yang menjadi pertimbangan kami untuk menuntut 3 tahun serta enam bulan,” bebernya.

Dia menegaskan, jika tuntutan tersebut telah maksimal disebabkan telah mendakwa dua pasal sekaligus.

Baca juga :  Wapres minta Perdamaian di Aceh Terus Dijaga

“Itu maksimalnya dikurangi sepertiga sehingga 3 tahun serta enam bulan untuk pasal yang sangkaan itu sudah maksimal,” ungkapnya.

Selesai persidangan, Sunoto Ketua Majelis Hakim mempersilahkan terdakwa untuk berkonsultasi dengan kuasa hukum terkait tuntutan JPU tersebut.

Sunoto menutup sidang serta akan dilanjutkan dalam agenda pembacaan pledoi atau nota pembelaan dari terdakwa pada Selasa 19 April 2022 sekitar pukul 11.00 WIB.

Sementara itu, Elisa Andarwati, kuasa hukum Randy mengatakan, sangat keberatan atas tuntutan yang diberikan oleh JPU. untuk itu dirinya bersama tim kuasa hukum akan menyiapkan berkas fakta persidangan yang akan disampaikan pada pembacaan pledoi atau nota pembelaan dari terdakwa pada Selasa 19 April 2022 mendatang.

“Kita tidak dapat sampaikan di sini, yang jelas ini akan kami jelaskan semua di saat pledoi nanti,” tegasnya.

Sebelumnya, seorang mahasiswi berinisial NW (23) asal Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto ditemukan tak bernyawa oleh juru kunci makam dusun pada Kamis (2/12/2021). Korban meninggal dengan posisi terlentang tepat di samping makam sang bapak. Korban meninggal meninggal Selesai menegak minuman bercampur potasium.

Baca juga :  Enam Korban Luka Kecelakaan Bus Pariwisata di Tol Sumo Sudah Dipindah ke Surabaya

NW merupakan kekasih dari Randy Bagus, yang saat itu masih anggota polisi aktif di Polres Pasuruan. Setelah beredar luas di media sosial terkait aborsi yang dilakukan NW akhirnya Randy Bagus ditetapkan tersangka oleh Polda Jatim dalam kasus turut serta kasus aborsi yang dilakukan oleh NW.

Pada Kamis, 27 Januari 2022 lalu, akhirnya Randy Bagus (21) dijatuhi hukuman Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Hukuman PTDH itu diputuskan dalam sidang Kode Etik Profesi Polisi (KEPP) di Ruang Sidang Bidang Profesi serta Pengamanan (Propam) Mapolda Jatim.

Hukuman pemecatan diberikan setelah Randy terbukti terlibat dalam kasus aborsi mahasiswi asal Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto berinisial NW, 23 tahun. Keduanya pernah memiliki hubungan asmara.(fad/iss)

Sumber -> Suara Surabaya

Komentar

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Jangan lewatkan

0
Punya ide, saran atau kritik? Silakan berkomentar.x
()
x