27 C
Sidoarjo
BerandaJatimApresiasi Aksi Mahasiswa, DPR Kecam Insiden Kekerasan di Demo 11 April

Apresiasi Aksi Mahasiswa, DPR Kecam Insiden Kekerasan di Demo 11 April

DPR memberikan apresiasi pada mahasiswa yang melakukan demo 11 April 2022 di depan Gedung DPR dengan kondusif. tetapi, DPR mengecam adanya insiden kekerasan yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu.

“Saya berterima kasih pada adik-adik mahasiswa yang melakukan aksi demo untuk menyuarakan aspirasinya secara damai,” kata Puan Maharani Ketua DPR, Senin (11/4/2022).

Dia mengatakan, DPR siap menampung aspirasi mahasiswa terkait penolakan terhadap penundaan pemilu serta perpanjangan masa jabatan presiden. Puan menegaskan, DPR siap memfasilitasi tuntutan dari mahasiswa dengan pihak Pemerintah.

“Aspirasi mahasiswa tadi juga sudah diterima DPR dalam pertemuan perwakilan mahasiswa dengan pimpinan DPR,” tuturnya.

Di sisi lain, Puan menyesalkan adanya tindakan anarkis yang dilakukan oleh sekelompok orang sehingga menyebabkan adanya korban luka. Ia minta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus kekerasan ini.

Baca juga :  April 2022 Nilai Tukar Nelayan Jawa Timur Naik 1,33 Persen

“Saya mengutuk keras insiden kekerasan yang terjadi di tengah demo hari ini. Apapun alasannya, tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan disebabkan bertentangan dengan prinsip kemanusiaan,” tegas Puan.

“Maka untuk jaga kewibawaan hukum, kami minta penegak hukum menyelesaikan tuntas perkara ini. Hukum tidak boleh dikangkangi oleh para pelaku kekerasan,” sambung mantan Menko PMK tersebut.

Selain itu, Puan juga menyesalkan adanya kericuhan antara mahasiswa dengan massa dari sejumlah elemen lain. Kericuhan terjadi disebabkan massa di luar mahasiswa menuntut supaya mahasiswa tetap melakukan orasi saat hendak membubarkan diri.

“Tindakan seperti itu tidak dapat dibiarkan disebabkan telah menodai niat awal adik-adik mahasiswa yang sedang menyalurkan aspirasi secara damai,” ucap Puan.

Baca juga :  Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, serta Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Surabaya

Ia minta apabila ada pelaku provokasi yang menyebabkan bentrokan, supaya diproses sesuai hukum yang berlalu. Puan mengingatkan, hak kebebasan berpendapat harus dilakukan sesuai ketentuan.

“Jangan sampai demokrasi tercoreng oleh tindakan oknum-oknum tertentu yang ingin memanfaatkan momen aksi demo untuk target tidak baik,” tegasnya.(faz)

Sumber -> Suara Surabaya

Komentar

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Jangan lewatkan

0
Punya ide, saran atau kritik? Silakan berkomentar.x
()
x