27 C
Sidoarjo
BerandaJatimSampai Siang Ini, Belum Ada Massa Aksi Mahasiswa di Gedung DPR RI

Sampai Siang Ini, Belum Ada Massa Aksi Mahasiswa di Gedung DPR RI

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), hari ini, Senin (11/4/2022), berencana menggelar aksi unjuk rasa di area Gedung DPR RI, kawasan Senayan, Jakarta Pusat.

Aksi yang kabarnya melibatkan ratusan hingga ribuan mahasiswa dari berbagai universitas itu dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB.

Tapi, sampai siang hari ini, pukul 13.00 WIB, massa dari kelompok mahasiswa belum terlihat di Gedung Parlemen.

meski demikian, aparat keamanan dari unsur Polri, TNI serta Pengamanan Dalam DPR RI tetap siaga di sekitar lokasi.

Arus lalu lintas kendaraan di Jalan Gatot Subroto serta Jalan Tol S Parman yang ada di depan pintu masuk sebelah utara Gedung DPR/MPR terpantau lancar, tidak ada kemacetan.

Baca juga :  Nofal Korban Kecelakaan Bus Pariwisata di Tol Sumo yang Selamat dapat Pulang, Ini Mukjizat

Sebelumya, BEM SI berencana melakukan unjuk rasa besar-besaran melibatkan seribu mahasiswa di area Istana Kepresidenan Jakarta.

Tuntutannya antara lain menolak penundaan pemilu 2024 atau masa jabatan tiga periode. Mendesak pemerintah menunda Pembangunan IKN, serta segera menstabilkan harga kebutuhan masyarakat.

Tapi, lokasi rencana aksi bergeser ke Gedung DPR RI sesudah Jokowi Presiden menyatakan pemerintah tidak punya rencana menunda pemilu, memperpanjang masa jabatan presiden, serta menjadikan presiden tiga periode.

Berdasarkan keterangan Luthfi Yufrizal Koordinator Media BEM SI, ada empat tuntutan para mahasiswa yang akan disampaikan dalam aksi hari ini.

Pertama, mendesak wakil rakyat mendengarkan serta menyampaikan aspirasi rakyat, bukan aspirasi partai.

Kedua, mendesak serta menuntut wakil rakyat untuk menjemput aspirasi rakyat sebagaimana aksi massa yang dilakukan mahasiswa berbagai daerah dari tanggal 28 Maret sampai 11 April 2022.

Baca juga :  Cara Mudah Uji Validitas Menggunakan SPSS – Full Tutorial #tutorial

Ketiga, mendesak serta menuntut wakil rakyat untuk tidak mengkhianati konstitusi negara dengan melakukan amandemen, bersikap tegas menolak penundaan Pemilu 2024 atau masa jabatan tiga periode.

Lalu yang keempat, mendesak serta menuntut wakil rakyat untuk menyampaikan kajian 18 tuntutan mahasiswa pada presiden yang sampai sekarang belum terjawab.(rid/bil/ipg)

Sumber -> Suara Surabaya

Komentar

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Jangan lewatkan

0
Punya ide, saran atau kritik? Silakan berkomentar.x
()
x