28 C
Sidoarjo
BerandaJatimPembangunan Jembatan Gladak Perak Lumajang Ditarget Tuntas Sebelum Lebaran

Pembangunan Jembatan Gladak Perak Lumajang Ditarget Tuntas Sebelum Lebaran

Thoriqul Haq Bupati Lumajang mengatakan, proses pembangunan Jembatan Gantung Gladak Perak yang hancur terdampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru tuntas sebelum Lebaran Idulfitri 2022.

“Sesuai target direncanakan pada 20 April 2022 jembatan itu sudah dapat dipergunakan serta saat ini sedang merangkai infrastruktur gantung yang tengah,” katanya di Lumajang, Sabtu (9/4/2022) mengutip Antara.

Menurutnya, jembatan gantung yang menghubungkan Kecamatan Candipuro serta Pronojiwo, dibangun Kementerian Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR) hanya menjadi jembatan darurat. Jembatan itu hanya dipergunakan sementara sebelum jembatan permanen kembali dibangun.

“Jembatan tersebut menjadi jalur ekonomi masyarakat di dua kecamatan yakni Kecamatan Candipuro serta Pronojiwo, sehingga diharapkan jembatan gantung itu sudah dapat dipergunakan sebelum Idulfitri 1443 Hijriah,” katanya.

Baca juga :  KAI: Penumpang Masih Wajib Pakai Masker di Stasiun serta Kereta

Dia menjelaskan, jembatan gantung itu nantinya cuma dapat dilewati kendaraan roda dua serta kendaraan darurat seperti ambulans yang membawa Penderita dalam kondisi darurat.

“Warga di Kecamatan Candipuro serta Pronojiwo agak sedikit bernafas lega disebabkan Jembatan Gantung Gladak Perak ditargetkan akan rampung serta sudah dapat dipergunakan sebelum Lebaran,” imbuhnya.

Sementara itu, Thoriqul menyebut pembangunan hunian sementara lahan relokasi di Desa Sumbermujur sudah mencapai 562 unit. Sedangkan untuk hunian tetap sudah terselesaikan sebanyak 1.656 unit dari target pembangunan 1.951 unit.

“Target prioritas Pemkab Lumajang dalam pembangunan hunian di tempat relokasi Desa Sumbermujur ialah menyambungkan antara bangunan hunian tetap serta hunian sementara sejumlah 473 unit,” katanya.

Baca juga :  Virus PMK pada Sapi Berpotensi Menular ke Spesies Hewan Lain

Pemkab Lumajang juga menargetkan sebanyak 300 sampai 478 keluarga yang masih berada di pengungsian dapat segera berpindah ke tempat relokasi di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro dalam waktu dekat.

“Prioritas kami dapat merampungkan 300 unit lebih untuk menyambung antara hunian tetap serta sementara yang satu blok nantinya akan segera diresmikan atau serah terima pada masyarakat yang terdampak erupsi, terutama yang masih di tenda-tenda pengungsian,” tandasnya.(ant/dfn/rid)

Sumber -> Suara Surabaya

Komentar

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Jangan lewatkan

0
Punya ide, saran atau kritik? Silakan berkomentar.x
()
x