29 C
Sidoarjo
BerandaSidoarjo RayaPolitik PemerintahanFestival Gajah Mada Street Night Sidoarjo Tempo Doeloe Ditunda, Panitia Review Ulang...

Festival Gajah Mada Street Night Sidoarjo Tempo Doeloe Ditunda, Panitia Review Ulang Rekayasa …

Festival Gajah Mada Street Night Sidoarjo Tempo Doeloe Ditunda, Panitia Review Ulang Rekayasa Lalu lintas serta Pengaturan Jam Acara

Kominfo, Sidoarjo – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memutuskan menunda sementara festival Gajah Mada Street Night Sidoarjo Tempo Doeloe sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut. Informasi penundaan itu disampaikan Kepala Dinas Kebersihan serta Lingkungan Hidup (DLHK) Sidoarjo M. Bahrul Amig mewakili panitia penyelenggara yang terdiri dari lintas instansi atau perangkat daerah tersebut.

Amig menyampaikan, penundaan festival tersebut berkaitan dengan persiapan panitia yang akan mematangkan lagi konsep acara. Panitia melihat begitu antusiasnya masyarakat menyambut Gajah Mada Street Night yang menyuguhkan jajanan serta suasana Sidoarjo Tempo Doeloe tersebut sehingga dibutuhkan persiapan yang lebih matang lagi. Festival yang bakal melibatkan ratusan PKL serta UMKM itu sebelumnya diputuskan akan digelar hari ini, Sabtu 9 April 2022.

Baca juga :  Ini Pesan Gus Muhdlor Saat Halal Bihalal dengan Santri Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang…

“Kami, dari pihak panitia sebelumnya menyampaikan permintaan maaf pada warga Sidoarjo terkait penundaan acara Gajah Mada Street Night Sidoarjo Tempo Doeloe. Festival ini ternyata sangat luar biasa penyambutannya dari warga Sidoarjo, maka dari itu kami memutuskan mereview lagi beberapa ketentuan acara disebabkan menyangkut kelancaran akses publik,” ujar Amig. Sabtu, (9/4/2022).

Mantan Kepala Dinas Perhubungan itu menjelaskan, ada beberapa ketentuan yang akan direview seperti, pengaturan jam acara, termasuk rekayasa lalu lintas. “Apakah dimungkinkan dilakukan penutupan total disebabkan jalan Gajah Mada ini termasuk jalan nasional. Kemudian apakah nanti diberlakukan buka-tutup, seputar itu yang akan direview nanti,”tambahnya.

disebabkan konsepnya yang sekarang, lanjut Amig, mulai pukul 15.00 Wib sepanjang Jalan Gajah Mada mulai dari jembatan Buk Legi sampai Jasem sudah ditutup serta bebas dari kendaraan bermotor. Pengunjung yang boleh masuk hanya pejalan kaki serta sepeda onthel saja.

Baca juga :  *Pemerataan Infrastruktur Pendidikan, Bupati Sidoarjo Siapkan Pembangunan Tiga Sekolah Baru*…

“Desaign awalnya selama berlangsung festival bebas dari adanya kendaraan bermotor supaya para pengunjung lebih nyaman untuk jalan-jalan serta menikmati kuliner di sepanjang Gajah Mada.

Sumber » @pemkabsidoarjo

Komentar

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Jangan lewatkan

0
Punya ide, saran atau kritik? Silakan berkomentar.x
()
x