26 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraNumpang Nginap, Tukang Tato Curi HP Teman di Kupang Gunung Timur

Numpang Nginap, Tukang Tato Curi HP Teman di Kupang Gunung Timur

SURABAYA – Gelap mata lantaran butuh uang untuk bayar utang, Putra Jati Mahastra, 25, warga Jalan Kemlaten X, Kebraon, Karang Pilang, nekat mencuri telepon seluler (HP) milik temannya, Taufiq, 32, warga Jalan Kupang Gunung Timur V, Surabaya. Pelaku yang bekerja sebagai tukang tato itu kini dijebloskan ke penjara.

Kasus pencurian terbongkar setelah korban melapor polisi disebabkan dua ponselnya raib dicuri, Kamis (3/6) tahun lalu. Setelah diselidiki, pelaku mengarah ke tersangka yang tak lain teman baru korban. Polisi lalu membekuk tersangka di Jalan Kebraon Barat, Surabaya, Rabu (19/1).

“Tersangka mencuri dua buah HP saat menginap di kos temannya,” ujar Kapolsek Sawahan Kompol A Risky Fardian.

Baca juga :  OPEN HOUSEJayaland bakal ngadain open house nih mulai tanggal 21-22 May 2022 mulai pukul 9 pag…

Aksi pencurian itu berawal saat pelaku nongkrong bersama dengan korban di warung kopi (warkop) Jalan Raya Kupang Gunung Timur, Sawahan, Surabaya. Keduanya nongkrong hingga dini hari. Pelaku saat itu hendak tidur di warkop. Sebab, sudah dini hari pelaku malas pulang.

tetapi, pihak warkop tidak memperbolehkan pelaku tidur di warkop. Sejurus kemudian, pelaku minta izin ikut tidur menginap di indekos korban Jalan Kupang Gunung Timur V, Surabaya.

Merasa kasihan korban lalu mempersilakan pelaku menginap. Setelah itu korban tertidur lebih dahulu. Sementara dua ponselnya, masing-masing merek iPhone 11 Pro Max serta Oppo A15 ditaruh di kasur samping badan. “Nah, saat korban tidur terlelap, pelaku mengambil dua HP. Lalu kabur pagi hari,” bebernya.

Baca juga :  BEBEK MBAK LIPA rekomendasi bebek enak sak endonesa rayabebek asli slautan iki bukak tahun 1…

Alumnus Akpol 2010 ini menyebutkan, tersangka menjual HP iPhone 11 Pro Max milik korban seharga Rp 6,5 juta serta HP merek Oppo Rp 900 ribu. “Uang dipakai bayar utang. Dia baru satu kali, pengakuannya,” kata Risky.

Sementara itu, tersangka Putra Jati Mahastra mengaku nekat mencuri HP korban disebabkan gelap mata butuh uang untuk membayar utang. “Uangnya dipakai bayar utang. Saya punya utang ke teman Rp 3,5 juta,” ucap Putra sembari menunduk.

Pria bertato di lengan ini menambahkan, selain dipergunakan membayar utang, uang dipakai untuk kebutuhan sehari-hari. “Saya kenal dengan korban baru tiga bulanan,” katanya. (rus/rek)

Sumber »

Komentar

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Jangan lewatkan

0
Punya ide, saran atau kritik? Silakan berkomentar.x
()
x