26 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraDiduga Terima Suap Rp300 Juta dari Bandar Narkoba, Kapolres Medan Dicopot

Diduga Terima Suap Rp300 Juta dari Bandar Narkoba, Kapolres Medan Dicopot

MEDAN – Kepala Polda Sumatera Utara, Inspektur Jenderal Polisi Panca Putra Simanjuntak, mencopot Komisaris Besar Polisi Riko Sunarko sebagai kepala Polrestabes Medan serta mengangkat sementara sebagai pelaksana harian di posisi itu, Inspektur Pengawasan Daerah Polda Sumatera Utara, Komisaris Besar Polisi Armia Fahmi.

Pencopotan Sunarko itu disampaikan Simanjuntak pada sejumlah wartawan di Markas Polda Sumatera Utara, di Medan, Jumat malam (21/1). Ia menyebutkan, Sunarko dicopot dari jabatannya terkait kasus dugaan suap dari istri seorang bandar narkoba.

“Terhitung mulai hari ini (Jumat, 21/1), Komisaris Besar Polisi Riko Sunarko sebagai kepala Polrestabes Medan, saya tarik sementara untuk melanjutkan pemeriksaan di Propam Polda Sumatera Utara,” ucap dia, yang didampingi Wakil Kepala Polda Sumatera Utara, Brigadir Jenderal Polisi Dadang Hartanto.

Baca juga :  Thanks God it’s Friday #tgifmenikmati keindahan nang sawah daerah Porong , sekitar jam 06.00 …

Sebelumnya, Sunarko beserta pejabat lain Polrestabes Medan terancam mendapat sanksi tindakan tegas dari pimpinan Polri bila terbukti menerima suap dari istri bandar narkoba.

Kepala Divisi Humas Kepolisian Indonesia, Inspektur Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, mengatakan, saat ini Tim Polda Sumatera Utara tengah memeriksa kasus itu. “Apabila terbukti akan ditindak tegas,” kata dia, saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (17/1).

Ia menyebutkan, saat ini Tim Polda Sumatera Utara masih bekerja menelusuri kebenaran informasi yang terungkap dari persidangan tindak pidana narkoba. Selama menunggu hasil pemeriksaan, kata dia, dalam perkara itu polisi menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah.

“Nanti hasilnya akan disampaikan oleh Polda Sumatera Utara. Tetap asas praduga tidak bersalah harus dijunjung tinggi,” kata dia.

Baca juga :  PRAMBON on simplicity spill daerah pojok sidoarjo nek isuk adem and seger bestie ,sopo sing …

Sebelumnya, informasi Sunarko serta jajarannya menerima suap senilai Rp300 juta dari istri seorang bandar narkoba diungkapkan dalam kesaksian Brigadir Kepala Ricardo dalam persidangan kasus narkoba di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (12/1).

Ricardo mengaku menerima suap senilai Rp300 juta dari istri bandar narkoba, lalu uang itu dibagikan pada atasannya kepala Polrestabes Medan (Kapolrestabes Medan). (antara/jay)

Sumber »

Komentar

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Jangan lewatkan

0
Punya ide, saran atau kritik? Silakan berkomentar.x
()
x