31 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraPenjaga Kos serta Tiga Kawannya Dicokok saat Nyabu Bareng di Simo Mulyo

Penjaga Kos serta Tiga Kawannya Dicokok saat Nyabu Bareng di Simo Mulyo

SURABAYA – Rubben Mukamar, Dhani Suryanto Aji, Eko Wahyudi, serta M. Fajar Maulana jadi terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Empat pria itu mereka berpesta sabu di kamar kos Simo Mulyo Baru III Nomor 19, Surabaya.

Pesta sabu itu berlangung pada Rabu, 8 September 2021, lalu. Saat itu Eko Wahyudi duduk bersantai di depan kamar kos. Rubben Mukamar merupakan penjaga kos tersebut. Tak lama, datang Dhani serta Fajar. Saat itu, Dhani mengatakan bahwa dirinya ingin mengonsumsi sabu.

Keinginan Dhani pun disetujui Rubben, Eko, serta Dhani. Mereka kemudian sepakat untuk patungan membeli serbuk haram itu. Rubben serta Fajar menyumbang masing-masing Rp 100 ribu. Sementara Dhani selaku inisiator menyumbang Rp 150 ribu. Sedangkan Eko hanya mampu iuran Rp 50 ribu.

Baca juga :  Angel Karamoy Pertama Kalinya Dengar Bunyi Token Listrik

“Terdakwa Dhani lalu mentransfer uang Rp 400 ribu ke rekening Rubben melalui aplikasi Dana,” ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ahmad Muzakki, Rabu (12/1).

Setelah mendapat transferan, Rubben lalu menghubungi Celung (buron). tetapi, saat itu, Celung tak menjawab telepon dari Rubben. Rubben pun memutuskan untuk berangkat ke rumah Celung. Sebelumnya berangkat, Rubben mengambil uang Rp 400 ribu ke ATM.

Saat bertemu Cekung, Rubben mengatakan ingin membeli sabu seharga Rp 400 ribu. Celung menyanggupi permintaan Rubben. Celung pun menyerahkan satu poket sabu pada Rubben. Rubben pun akhirnya pulang ke kosnya.

Nah, saat tiba di kos yang dijaganya itu, Rubben bersama tiga kawannya langsung berpesta sabu. Mereka pun menikmati serbuk haram itu sambil berfantasi ke mana-mana. Semuanya serba indah. tetapi, tiba-tiba mereka dibekuk oleh dua anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.

Baca juga :  Lecehkan Korban Perkosaan, Kapolda Jateng Copot Kasat Reskrim Boyolali

“Kami langsung melakukan penggeledahan, Yang Mulia,” ujar Hefry Aris, polisi, saat dimintai keterangannya di PN Surabaya.

Saat digeledah, ditemukan satu poket sabu seberat 0,42 gram berserta bungkusnya. Selain itu, dari skrop sedotan plastik yang berada di dalam bungkus bekas rokok dalam tas selempang. Ada pula satu pipet kaca kosong, seperangkat alat hisap, serta dua telepon seluler.

Para terdakwa tersebut tak menampik keterangan saksi tersebut. Mereka dijerat dengan pasal 114 ayat (1) juncto pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (far/rek)

Sumber »

Must Read

Related News