25 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraFresh Market Citraland Jadi Percontohan Pasar Bebas Plastik di Surabaya

Fresh Market Citraland Jadi Percontohan Pasar Bebas Plastik di Surabaya

SURABAYA – untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di Pasar Tradisional, Komunitas Nol Sampah Surabaya bersama Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) melaksanakan Program Pasar bebas Plastik. Program tersebut dilaksanakan di Kota Bogor, Banjarmasin, Bandung, Denpasar serta Surabaya.

untuk Kota Surabaya program Pasar Bebas Plastik dilakukan di Citraland Fresh Market Surabaya. Citraland Fresh Market dipilih sebagai pasar pencontohan pertama Pasar Bebas Plastik di Kota Surabaya selain mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya serta manajemen CitraLand Fresh Market Surabaya.

“Kami juga melakukan sosialisasi. Pedagang serta pengunjung Citraland Fresh Market Surabaya juga mendukung rencana pembatasan penggunaan Plastik Sekali Pakai,” kata Wawan S, Koordinator Komunitas Nol Sampah saat launching program Pasar Bebas Kantong Plastik di CitraLand Fresh Market Surabaya, Minggu (9/1).

Baca juga :  Koko Ari Belum dapat Diturunkan saat Persebaya Hadapi PSS Sleman

Uji Coba program Pasar Bebas Plastik di Citraland Fresh Market Surabaya mulai dilakukan  pada tanggal 10 Januari 2022. Program ini merupakan upaya pengurangan penggunaan plastik sekali pakai di pasar tradisional, sehingga dapat direplikasi di pasar tradisional lainnya di Surabaya.

Dikatakan berdasarkan survey yang dilakukan pada Agustus – September 2021, di CitraLand Fresh Market Surabaya ada 84 kios yang mengunakan kantong plastic kecil sekitar 1.000 buah per hari. Sedangkan yang menggunakan kantong plastik besar sebanyak 125 kios serta menghabiskan 3.000 buah kantong plastic per hari.

“Jika ada perubahan penggunaan kantong kain yang ramah lingkungan baik pelaku usaha maupun pengunjung, selain dapat mengurangi sampah plastik juga akan lebih hemat,” tambahnya. .

Sementara itu, Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam sambutannya mengatakan, pihaknya mengajak semua pejabat serta warga kota Surabaya supaya semakin care terhadap sampah. Sebab kejadian banjir di beberapa titik kota Surabaya, sebagian besar disebabkan adanya tumpukan sampah terutama sampah plastik yang menutup saluran air.

Baca juga :  Trans Semanggi Suroboyo Baru Beroperasi Awal Febuari

Dia juga mengajak semua pejabat untuk terus belajar pada orang yang lebih Pakar. Termasuk belajar bagaimana mengelolah pasar tradisional menjadi lebih bersih serta indah seperti Citraland Fresh Market Surabaya.

“Saya serta para pejabat di Surabaya ada kontrak kerja. Salah satunya tahun 2022 mau menciptakan lima pasar seperti di Fresh Market. Malu kalau sampai tidak dapat. Masak saya kalah dengan Manager Citraland,” ujar Eri Cahyadi sambil bercanda.

Dia mengajak semua pejabat serta warga Kota Surabaya mau mengubah perilakunya. Semua harus memiliki empati terhadap kebersihan Kota Surabaya. Sehingga sampah dapat dikelolah dengan baik. Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri, harus ada dukungan dari warga.

Baca juga :  Nabil Sapu Bersih Dukungan Calon Ketua Umum KONI Jatim

“Kalau ingin Kota Surabaya dapat dinikmati anak cucu kita, maka kita harus berubah. Kalau ada yang membuang sampah seenaknya, itu namanya tidak punya empati. Kota ini akan lebih hebat disebabkan perilaku warganya,” tandas Eri Cahyadi.

Senior Director Ciputra Group, Sutoto Yakobus mengatakan, pihaknya berterimakasih disebabkan sudah dipilih menjadi percontohan pasar bebas plastik di Surabaya. Program ini sejalan dengan semangat manajemen jaga lingkungan supaya tetap bersih serta indah.

“Kami juga sudah melakukan program pemisahan sampah organic serta anorganik secara mandiri. Kami berharap dengan pengelolaan sampah mandiri tersebut selain jaga kebersihan serta keindahan juga dapat meringankan beban pengelolaan sampah di Surabaya,” kata Sutoto Yakobus. (fix/jay)

Sumber »

Must Read

Related News