28 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraVaksin Booster di Jatim Tunggu SE Pemerintah Pusat

Vaksin Booster di Jatim Tunggu SE Pemerintah Pusat

SURABAYA – Pelaksanaan vaksinasi booster untuk masyarakat umum masih menunggu surat edaran (SE) pemerintah pusat. Vaksin dosis ketiga yang diberikan ialah Moderna.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Nanik Sukristina mengatakan, hingga saat ini belum ada SE serta petunjuk teknis terkait vaksinasi booster dari Kemenkes RI. Penyuntikan vaksin booster masih menyasar tenaga kesehatan (nakes). Pihaknya tengah fokus vaksinasi massal bagi anak usia 6-11 tahun di Surabaya.

“Vaksin anak masih terus berjalan. Kami targetkan pekan ketiga Januari sudah rampung,” ujar Nanik Sukristina di Surabaya, Minggu (9/1). Pihak dinkes sudah melakukan komunikasi dengan Polrestabes Surabaya terkait adanya informasi dugaan jual beli vaksin booster ilegal.

Baca juga :  Menang Tipis 2-1 atas PSM, Persebaya Jaga Posisi di 3 Besar Klasemen Liga 1

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak minta masyarakat bersabar serta menunggu aturan dari pemerintah terkait vaksin booster. Meskipun nantinya ada jalur mandiri, pemerintah yang akan memberikan arahan.

“Menurut kementerian kesehatan memang ada sejumlah kalangan yang mendapatkan fasilitasi vaksin booster dari pemerintah. Misalnya, para tenaga kesehatan yang memang sebagai garda terdepan dalam menangani Covid-19,” jelasnya.

Menurut dia, vaksin booster jalur mandiri hendaknya tidak diartikan oleh masyarakat sebagai bebas tanpa aturan untuk mendapatkan vaksin penguat tersebut. Tentu ada beberapa hal yang harus diperhatikan. “Mandirinya jangan diasumsikan bebas, kemudian mencari sendiri,” terangnya.

Mantan bupati Trenggalek ini menyebut beberapa alasan kuat mengapa masyarakat harus menunggu aturan dari pemerintah terkait booster. Di antaranya, dikhawatirkan tidak memenuhi persyaratan, atau dapat juga penyimpanan vaksin tidak sesuai standar. “Kalau penyimpanannya salah kan risiko,” ujar Emil.

Baca juga :  PT Patra Jasa Eksekusi Aset Berupa Tanah serta Bangunan di Surabaya

Demi keamanan serta keselamatan bersama, ia mengimbau seluruh masyarakat supaya tidak mencari celah untuk mendapatkan vaksin booster sebelum ada peraturan dari pemerintah. Tidak boleh mencari vaksin ketiga dari media sosial atau sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. (mus/rek)

Sumber »

Must Read

Related News