25 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraPemprov Babel Contoh Surabaya Tangani Banjir Rob di Pesisir

Pemprov Babel Contoh Surabaya Tangani Banjir Rob di Pesisir

PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) akan mencontoh Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur dalam menangani banjir rob, disebabkan dinilai berhasil menanggulangi banjir akibat air laut pasang itu.

“Kita bersama forkopimda sudah melihat langsung penanganan banjir rob di Pantai Kenjeran Surabaya,” kata Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi di Pangkalpinang, Sabtu.

Ia mengatakan Pemprov Kepulauan Babel menjadikan Surabaya sebagai daerah percontohan penanganan banjir rob ini, atas arahan Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini dalam mengatasi potensi banjir rob di seluruh kabupaten/kota di negeri serumpun sebalai ini.

“Dalam kunjungan kerja Mensos Risma yang merupakan mantan Wali Kota Surabaya di Bangka Barat, Bangka Tengah serta Pangkalpinang mengarahkan Pemprov Kepulauan Babel untuk mencontoh serta belajar penanganan banjir yang dilakukan Pemkot Surabaya,” katanya.

Baca juga :  Terbelit Masalah Rumah Tangga, Pria Ini Nekat Gantung Diri

Gubernur menilai penanganan Rob yang dilakukan Pemkot Surabaya dengan biaya yang murah, seperti mengumpulkan pasir serta batu menjadi gundukan serta dijadikan lahan reklamasi yang seterusnya dapat menjadi fasilitas umum seperti taman.

Berbeda dengan yang dilakukan di Babel, menurut Ibu Risma saat berkunjung ke Bangka Barat, masih menggunakan cara membuat pemecah ombak dengan menumpuk batu di tengah laut.

“Ini hanya satu hal didapat yaitu menahan gelombang tetapi manfaat fasilitas untuk masyarakatnya tidak ada,” katanya.

Ia bersyukur dapat berkunjung serta belajar penanganan banjir rob di Surabaya serta dengan dukungan berbagai pihak akan membantu memutuskan pembangunan yang mana yang dapat diadopsi untuk potensi banjir akibat air pasang laut yang tinggi ang mengancam Babel pada Mei mendatang.

Baca juga :  NDAWET sik Slurrrawan2 panas2 nang pasar larangan, kurang nek gak ndawet sik nang langganan e…

“Insya Allah dalam waktu dekat kami akan mengimplementasikan hal ini termasuk nomenklatur yang juga melibatkan CSR disebabkan pembangunan ini tidak serta merta menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi seluruh stakeholder yang termasuk pihak swasta,” demikian Erzaldi. (antara/jay)

Sumber »

Must Read

Related News