25 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraJalani Hukuman 2 Tahun, Eks Bupati Sidoarjo Bebas dari Lapas Porong

Jalani Hukuman 2 Tahun, Eks Bupati Sidoarjo Bebas dari Lapas Porong

SIDOARJO – Mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah bebas dari Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo, Selesai menjalani hukuman penjara selama dua tahun atas kasus korupsi yang menimpa dirinya serta beberapa pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) di kabupaten setempat awal Januari 2020 lalu.

Kepala Lapas Klas 1 Surabaya, Gun Gun Gunawan di Sidoarjo, Jumat, mengatakan Saiful Ilah bersama dua rekannya, yakni Sanajihitu Sangaji serta Yudhi Tetrahastoto telah bebas per 7 Januari 2022.

“Ya memang betul hari ini atas nama Haji Saiful serta dua orang rekannya memang sudah habis masa pidananya, setelah menjalani dua tahun serta membayar denda, sehingga hari ini sudah dibebaskan,” kata Gun Gun di Lapas Porong.

Baca juga :  Sekjen PBB ‘Yakin’ Rusia Tak Bakal Serang Ukraina

Ia mengatakan mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dinyatakan bebas murni setelah menjalani hukuman selama dua tahun atas perkara korupsi dalam beberapa pekerjaan proyek fisik yang sempat menjeratnya dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK.

“Memang masa pidana (Saiful Ilah) sudah habis. serta hari ini memang bebas murni,” ujar Kepala Lapas Kelas 1 Surabaya, Gun Gun Gunawan

Ia mengatakan Saiful Ilah menempati Blok H di Lapas Klas 1 Surabaya, bersama dengan Sangaji serta Yudhi.

Saiful Ilah divonis tiga tahun penjara setelah terbukti bersalah serta meyakinkan menerima suap terkait sejumlah proyek infrastruktur pada Dinas Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Sidoarjo sehingga dikenai Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca juga :  Transaksi Digital Diprediksi Tembus Rp50 Kuadriliun, Ini Langkah BRI

Dalam kasus ini, KPK menetapkan enam tersangka dalam kasus suap proyek di Dinas PU Bina Marga serta Sumber Daya Air (BM SDA) Sidoarjo. KPK juga mengamankan barang bukti uang hasil rasuah senilai Rp1,8 miliar.

Tidak terima dengan putusan tersebut, kuasa hukum Saiful Ilah menyatakan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya. Kemudian majelis hakim PT Surabaya akhirnya mengurangi pidana penjara dari 3 tahun menjadi 2 tahun penjara.

Setelah putusan tersebut, Saiful ditahan di Polda Jatim serta pada 4 Oktober 2021, Saiful dipindahkan ke Lapas Porong sampai bebas. (antara/jay)

Sumber »

Must Read

Related News