29 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraWaspadai Omicron, Semua Rumah Sakit di Surabaya Siap Tampung Penderita

Waspadai Omicron, Semua Rumah Sakit di Surabaya Siap Tampung Penderita

SURABAYA – Kasus Covid-19 varian Omicron sudah diderita 254 Penderita di Indonesia. Salah satunya warga Surabaya seusai berlibur di Pulau Bali saat Natal 2021. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya pun menyiagakan seluruh rumah sakit sebagai tempat isolasi Penderita Omicron.

Kadinkes Kota Surabaya Nanik Sukristina mengatakan, saat ini seluruh rumah sakit di Surabaya sudah siap menampung Penderita penderita Omicron. Apalagi serangan Omicron tiga kali lipat lebih cepat dari varian Delta.

“Insya Allah, kita upayakan supaya kapasitas rumah sakit yang ada dapat mencukupi,” kata Nanik, Rabu (5/1).

Bukan itu saja. Apabila terjadi lonjakan kasus Omicron, pihaknya akan menggunakan rumah sakit lapangan atau darurat seperti rumah sakit lapangan tembak (RSLT). “Kita akan lihat situasinya ke depan. Insya Allah, dapat kita atasi dengan rumah sakit. Jangan sampai naik lagi (kasus) seperti sebelumnya,” tuturnya.

Baca juga :  Mengenal Embrio, Strategi BRI Ciptakan Talenta Digital Inovatif & Tangguh

Pihak dinkes juga terus melakukan upaya-upaya dengan bekerja sama dengan Satgas Covid-19 untuk meningkatkan kembali kampung Wani Jogi Suroboyo serta menegakkan disiplin prokes secara masif. Swab hunter juga akan digalakkan kembali.

Nanik juga minta pihak kelurahan serta kecamatan untuk bersiaga serta lebih waspada. Seperti blocking area bagi yang terpapar Omicron. “Kita awasi ketat serta batasi supaya tidak ke mana-mana,” paparnya.

Terkait warga Surabaya yang terpapar Omicron, Nanik menyebut saat ini masih dirawat di salah satu rumah sakit di Surabaya. “Yang terpapar Omicron satu orang saja yang dari berlibur ke Bali itu. Sementara masih dirawat di rumah sakit,” ungkapnya.

Menurut dia, penderita Omicron yang baru kontak erat dilakukan isolasi mandiri. Sedangkan penderita atau yang positif Omicron dirawat di rumah sakit.

Baca juga :  Bos Investasi Alkes Fiktif Tilap Uang Rp 30 Miliar

Sementara itu, untuk mengantisipasi masuknya varian Omicron dari wisatawan asing serta pekerja migran Indonesia (PMI), pemkot akan melakukan karantina atau isolasi. Baik sebelum masuk ke Surabaya maupun saat hendak pulang ke daerahnya masing-masing. “Kami sudah koordinasi dengan pihak provinsi serta KKP untuk isolasi PMI,” katanya.

Nanik juga mengimbau seluruh warga Surabaya untuk tenang serta tetap jaga protokol kesehatan (prokes). “Intinya, tenang serta taati prokes,” imbaunya.
Sebelumnya, Juru Bicara Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan, kasus Covid-19 Omicron di Indonesia berasal dari pelaku perjalanan luar negeri. “Total 254 kasus, terdiri dari 239 kasus dari pelaku perjalanan internasional serta 15 kasus transmisi lokal,” katanya. (rmt/rek)

Baca juga :  JPR Optimistis Industri Media Lebih Bergairah Tahun 2022

Sumber »

Must Read

Related News