29 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraPenderita Omicron di Surabaya Hanya Bergejala Ringan

Penderita Omicron di Surabaya Hanya Bergejala Ringan

SURABAYA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya memastikan bahwa Penderita Covid-19 varian Omicron asal Surabaya sudah mendapatkan penanganan di salah satu rumah sakit di Surabaya. Kini, dinkes rutin melakukan penelusuran (tracing) secara intensif serta masif dengan melibatkan sejumlah pihak.

Kepala Dinkes Kota Surabaya Nanik Sukristina menjelaskan, satu orang warga Surabaya itu terpapar Covid-19 varian Omicron setelah diketahui dari hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) yang keluar pada 2 Januari 2022. Sedangkan satu kasus positif RT-PCR yang merupakan kontak erat Penderita Omicron masih berstatus probable Omicron. Hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan S-Gene Target Failure (SGTF) yang keluar pada 4 Januari 2022.

“Penderita Omicron saat ini sedang menjalani isolasi di rumah sakit dengan kondisi baik serta bergejala ringan. Sedangkan yang probable Omicron juga menjalani isolasi di rumah sakit. Kondisinya baik serta tidak bergejala,” ujar Nanik, Kamis (6/1).

Baca juga :  1 Anak Sudah Meninggal, Pemkot Waspadai 31 Kasus DBD di Surabaya

disebabkan itu, pihaknya berusaha mencari kontak erat semua kasus konfirmasi Covid-19 maupun yang telah terkonfirmasi varian Omicron. Selanjutnya, setiap kontak erat tersebut dilakukan pengambilan swab serta diperiksa dengan metode SGTF serta WGS.

“Sampelnya akan diperiksa di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan serta Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya serta WGS dikirim ke ITD (Institute of Tropical Disease) Unair,” jelasnya.

Selain itu, pihak dinkes mengirim surat edaran pada semua direktur rumah sakit serta puskesmas di Surabaya tentang Pencegahan serta Pengendalian Kasus Covid-19 Varian Omicron. Lalu, upaya penemuan secara aktif kasus Covid-19 di instansi, kelurahan, kecamatan, pertokoan, mal, serta Sekolah. “supaya tidak merebak di seluruh Surabaya,” tegasnya.

Baca juga :  Bank DKI Raih Indonesia Public Relation Awards 2022

Nanik juga mengaku sudah menyiapkan sebanyak 38 rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Surabaya dengan isoter yang disediakan pemkot. Dengan rincian, rumah sakit rujukan sebanyak 2.886 tempat tidur serta isoter di Asrama Haji sebanyak 899 bed. untuk Penderita terkonfirmasi Covid-19 yang bergejala sedang hingga berat, maka dirujuk ke RS rujukan di Kota Surabaya.

“Kami juga melakukan isolasi mereka yang terkonfirmasi Covid-19 yang tidak bergejala atau bergejala ringan di tempat yang sudah disediakan oleh Pemkot Surabaya. Yakni di Asrama Haji Sukolilo serta melakukan karantina pada kontak erat,” pungkasnya. (rmt/rek)

Sumber »

Must Read

Related News