29 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraPemkot Surabaya Diminta Cek Izin Toko serta Swalayan yang Habis 2021

Pemkot Surabaya Diminta Cek Izin Toko serta Swalayan yang Habis 2021

SURABAYA – Komisi C Bidang perekonomian DPRD Kota Surabaya minta pemerintah kota mengecek perizinan toko serta pasar swalayan yang izinnya sudah habis masa berlakunya pada akhir 2021.

Sekretaris Komisi C DPRD Surabaya Mahfudz mengatakan, Pemkot melalui Dinas Perdagangan (Disdag) Surabaya saat itu sempat komitmen bakal menindak toko serta pasar swayakan yang izinnya tidak diperpanjang sampai akhir 2021. “Kami menagih minta komitmen itu. Jadi kalau ada toko serta pasar swayalan yang habis izinnya harus ditindak. Ini sudah melanggar Perda,” katanya.

Mahfudz menjelaskan, memang ada toko swalayan yang tidak dapat diperpanjang disebabkan beberapa alasan, seperti dekat pasar tradisional serta lainnya. Hanya saja, lanjut dia, aturan tersebut belum dapat diterapkan disebabkan ada relaksasi saat pandemi. “Kami mentoleransi hal itu,” katanya.

Baca juga :  Satu PMI dari Malaysia Meninggal setelah Dirawat di RS Haji Surabaya

meski demikian, Mahfudz tetap menagih komitmen pemkot terkait perizinan toko serta pasar swayalan itu. Ia juga minta pada toko serta pasar swalayan yang izinnya memang sudah habis untuk memperbarui.

“Kalau emang izinnya habis ya ditutup, kalau izinnya habis ya diperbarui dulu, disebabkan ini akan jadi pemicu jenis usaha lainnya. Ini kan ekonomi sudah mulai bangkit, sudah saatnya Disdag disiplin soal perizinan,” katanya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebelumnya mengatakan, semua proses perizinan di Surabaya saat ini lebih mudah disebabkan melalui aplikasi Surabaya Single Window (SSW) Alfa. Aplikasi terseby mulai diberlakukan pada Senin (29/11) lalu.

Menurut dia, dengan adanya aplikasi ini, maka mengurus perizinan di Surabaya tidak perlu pindah-pindah seperti dulu lagi, melainkan cukup mengajukan semua persyaratannya melalui aplikasi ini serta masuknya melalui Dinas Penanaman Modal serta Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Surabaya.

Baca juga :  Terbukti Bujuk Pacar Aborsi 2 Kali, Bripda Randy Dipecat dari Kepolisian

Setelah mengajukan semua dokumen persyaratannya, kemudian diundang untuk menjelaskan berkas-berkas yang sudah dimasukkan itu. “Jadi, cukup satu kali pertemuan untuk membahas secara garis besarnya. Setelah tidak ada permasalahan, baru keluar semua perizinannya,” katanya. (rmt/ant/rak)

Sumber »

Must Read

Related News