25 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraNiat COD di Pesapen Balokan, malah Bawa Lari Ponsel

Niat COD di Pesapen Balokan, malah Bawa Lari Ponsel

SURABAYA – Sudah banyak penipuan terjadi akibat kenalan di media sosial (medsos). Penipuan kali ini dialami Rio Ferdinand, 21, bukan mantan pemain bertahan Manchester United melainkan warga Jalan Panjang Jiwo IX, Surabaya. Korban ditipu dua tersangka setelah diajak cash on delivery (COD) untuk jual beli handphone (HP).
Niat COD di Pesapen Balokan malah Bawa Lari PonselNEKAT: Dul Rosman diamankan di Polsek Pabean, Surabaya. (IST)
Beruntung dua tersangka berhasil ditangkap Polsek Pabean Cantikan. Yakni, Zainal Arifin, 26, warga Bangkalan, Madura, serta Dul Rosman, 34, warga Jalan Tambak Gringsing V, Surabaya. Keduanya ditangkap setelah membawa kabur HP korban. Tersangka beralasan hendak mencoba charger HP tapi tidak juga kembali.

“Tersangka kami tangkap di Jalan Tambak Gringsing. Beruntung ponselnya masih ada,” jelas Kanitreskrim Polsek Pabean Cantikan AKP Endri Subandrio, Selasa (4/1).

Baca juga :  BRI Jadikan Kelompok Wanita Tani Hidroponik di Bali Jadi Percontohan

Endri mengungkapkan, kejadian penipuan ini berawal ketika korban hendak menjual HP Samsung miliknya. Ia menawarkan melalui medsos Facebook (FB). Tersangka yang membaca postingan korban langsung menghubungi serta minta untuk bertemu atau COD di Jalan Pesapen Balokan.

“Tersangka Dul mengajak temannya Zainal sebagai joki motor menuju ke lokasi transaksi,” katanya.

Korban serta tersangka akhirnya bertemu dengan korban. Tersangka Dul menunjuk salah satu rumah di lokasi COD sebagai rumahnya. Korban percaya saja. Setelah mengobrol, korban menunjukkan HP yang hendak dijual. Tersangka Dul langsung memeriksa serta kemudian ia minta korban menunggu sebentar.

“Tersangka mengaku hendak mencoba charger HP. Ia mau membawa ke rumahnya sebentar,” ungkap AKP Endri.

Baca juga :  Kebahagiaan orang emang beda-beda ya? Gak harus dari harta melimpah atau jabatan yang tinggi….

Tersangka langsung masuk ke rumah yang ditunjuk sebagai rumahnya tersebut. Padahal, ia tidak mengenal sama sekali pemilik rumah itu. Ia masuk kemudian keluar dari pintu lain. Nah, di situ sudah ada tersangka Zainal menunggunya.

“HP dibawa kabur. Korban sempat masuk ke rumah itu, tetapi tidak menemukan tersangka. Ia pun melapor ke Polsek,” jelasnya.

Berdasar hasil oleh TKP serta penyelidikan, polisi akhirnya menemukan rumah tersangka Dul. Kemudian ditangkap beserta HP yang masih dalam penguasaannya. “HP korban kami amankan. Pengakuannya cuma sekali,” tuturnya. (gun/rek)

Sumber »

Must Read

Related News