31 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraPekerja Migran yang Positif Langsung Diisolasi di RSUD dr Soetomo

Pekerja Migran yang Positif Langsung Diisolasi di RSUD dr Soetomo

SURABAYA – Sebanyak 150 orang pekerja migran Indonesia (PMI) kelompok terbang (kloter) pertama dari Singapura dijadwalkan akan menjalani karantina di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Selasa (4/1). Karantina selama 10 hari untuk mengantisipasi masuknya Covid-19, khususnya varian Omicron.

Kepala UPT Asrama Haji Sukolilo Sugianto mengatakan, selama masa karantina PMI dilarang keluar dari asrama haji untuk menghindari penyebaran varian Omicron. Selama karantina PMI akan mendapat perlakuan khusus serta fasilitas memadai. “Kami menyiapkan WiFi di gedung sehingga dapat dijangkau di semua kamar. Selain itu, di setiap kamar juga ada TV supaya tidak jenuh,” kata Sugianto, Senin (3/1).

Selain WiFi serta televisi, di dalam kamar juga disediakan air mineral serta peralatan mandi. Yang berbeda dari karantina sebelumnya, seluruh petugas dilarang untuk mendekat di area steril. Kalaupun mendekat harus menggunakan APD lengkap. Termasuk saat mengantarkan koper, petugas telah menyiapkan troli supaya dapat dibawa sendiri oleh PMI.

Baca juga :  Menag Tegaskan Pemerintah Takkan Stop Pemberangkatan Jamaah Umrah

Sebanyak 310 kamar juga sudah dipersiapkan. Jumlah kamar ini berkurang dari skenario awal 327 kamar. Menurut Sugianto, pengurangan kamar ini disebabkan kamar masih kurang layak untuk ditempati selama 10 hari. Setiap gedung akan dibedakan sesuai dengan asal negara PMI.

“Jadi, bukan isolasi gedung, melainkan isolasi kamar. Masing-masing gedung kami blok sesuai dengan asal negara kedatangan PMI,” katanya.

Sedangkan makanan PMI tiga kali sehari lewat kotakan. serta, diantarkan di kamar masing-masing. Hal ini untuk mengurangi kerumunan ketika makan di satu ruangan. Selain itu, petugas yang berjaga lebih dari 80 orang.
Mereka berjaga di area Asrama Haji. Di tiap gedung dijaga dua petugas TNI. Penjagaan ini diperketat supaya PMI tidak keluar gedung maupun kamar.

Baca juga :  Mendag Harapkan Side Events G20 Mampu Dorong Ekonomi Nasional

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dr Acub Zainal mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan diri jelang kedatangan PMI mulai dari Bandara Juanda hingga menuju Asrama Haji Sukolilo. Ia memastikan ketika turun dari pesawat para PMI langsung menjalani pemeriksaan swab PCR. Setidaknya dibutuhkan waktu satu jam untuk menunggu hasil swab keluar.

“Setelah dinyatakan negatif, mereka langsung dibawa ke tempat karantina Asrama Haji Sukolilo. Sehingga, ketika berada di tempat karantina sudah dinyatakan sehat serta dalam kondisi negatif virus,” jelasnya. Adapun PMI yang dinyatakan positif Covid-19, maka langsung isolasi di RSUD dr Soetomo.

Kedatangan PMI di Bandara Juanda diperkirakan pukul 13.00. PMI yang datang berasal dari Singapura. tetapi, Acub mengaku tidak mengetahui secara detail berapa kali penerbangan dalam seminggu. (rmt/rek)

Baca juga :  Awkarin Tahun Ini Dinikahi Gangga

Sumber »

Must Read

Related News