26 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraASN Luar Surabaya Ikuti Seleksi Jabatan 10 Kepala Dinas di Pemkot Surabaya

ASN Luar Surabaya Ikuti Seleksi Jabatan 10 Kepala Dinas di Pemkot Surabaya

SURABAYA – Pemkot Surabaya sedang melakukan seleksi jabatan untuk 10 posisi kepala dinas serta 14 posisi di eselon 2. Mereka tengah bersaing memperebutkan jabatan tersebut secara kompetitif dengan berbagai tahapan.

Lelang jabatan ini menjelang penetapan perubahan nama organisasi perangkat daerah (OPD) yang akan diberlakukan pada Januari 2022. Tahap seleksi tersebut juga diikuti aparatur sipil negara (ASN) dari luar Surabaya. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tidak mempermasalahkannya.

“Kami bangga betul ketika ada yang masuk dari luar Kota Surabaya ikut seleksi jabatan. Jadi, ada pemikiran serta persaingan yang terbaik,” kata Eri Cahyadi, kemarin.

Pengumuman terakhir lelang jabatan ini pada 31 Desember. Kemudian akan dilantik 3 Januari. “Insya Allah, nanti semua (dilantik) tanggal 3 Januari,” kata Eri. Ia menyebut ada dua orang pejabat yang mengundurkan diri. tetapi, Eri tidak menyebutkan secara detail siapa saja yang mengundurkan diri. “Gak kuat mungkin,” ungkap Eri.

Baca juga :  Diduga Terima Suap Rp300 Juta dari Bandar Narkoba, Kapolres Medan Dicopot

Dalam seleksi jabatan itu tidak semua peserta lulus. Apabila tidak lulus, maka akan dilelang kembali jabatan dinas tersebut. serta, dinas yang bersangkutan sementara waktu diisi oleh pelaksana tugas (Plt).  “Kalau gak lulus, ya Plt serta dilelang lagi,” katanya.

Terkait rumor yang beredar bahwa kepala dinas sudah dipetakan sebelumnya, Eri membantah. Menurut dia, penentuan itu berdasarkan hasil seleksi. Bukan disebabkan adanya kedekatan atau kelompok. “Yang jelas,  Pemkot Surabaya menerapkan aturan baru. Di PP tidak ada lagi pejabat eselon 2A serta 2B. Semuanya sama,” tegasnya.

Eri menegaskan, pihaknya akan menciptakan kinerja yang optimal bagi warga Surabaya di tahun 2022. Tidak ada lagi pengkotak-kotakan. Misalnya, staf Pakar wali kota, sekda maupun kepala dinas. “Tidak dapat dibandingkan satu dengan yang lain. Mereka punya tugas masing-masing.  Tidak ada lagi kepala dinas ini enak, dinas ini tidak enak. Jadi, semua dapat merasakan semua,” jelasnya.

Baca juga :  Bandit Curanmor Sasar Gang Kecil, Motor Curian Dilego ke Madura

Eri memastikan ia tidak akan mencopot kepala OPD di tahun 2022. tetapi,  yang menjadi catatan, apabila kepala dinas terkait tidak dapat menunjukkan output serta outcome serta pencapaian kinerja tidak ada. “Maka, saya beri waktu enam bulan. Kalau sampai tidak, ya wassalam,” ungkap Eri.

Lelang jabatan itu antara lain dilakukan untuk kepala Dinas Penanaman Modal serta Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, hingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun, ada ASN di Pemkot Batu ikut mendaftar lelang jabatan di Pemkot Surabaya. ASN itu salah satu kabid di Pemkot Batu. (rmt/rek)

Sumber »

Must Read

Related News