31 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraSertifikasi 2.562 Bidang Tanah di Jatim, PLN Gencar Amankan Aset Negara

Sertifikasi 2.562 Bidang Tanah di Jatim, PLN Gencar Amankan Aset Negara

SURABAYA – PT PLN (Persero) berhasil mengamankan aset negara melalui sertifikasi 2.562 aset tanah di Jawa Timur. Pencapaian ini tak lepas dari kolaborasi antara PLN dengan Kementerian Agraria serta Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Sinergi ini juga didukung oleh pemerintah provinsi serta kabupaten, penyelesaian masalah sertifikasi aset tanah kini semakin mudah,” ungkap Menteri ATR/BPN Sofyan A. Djalil.

Sofyan mengakui ada banyak tantangan yang harus dihadapi saat melakukan sertifikasi tanah. Antara lain tanah yang diduduki serta diklaim pihak lain disebabkan belum dimanfaatkan serta belum memiliki sertifikat.

“Memang ada banyak aset yang sudah lama dimiliki tapi belum disertifikasi. Seperti aset tanah PLN yang dari era kemerdekaan, ada yang baru ditertibkan sekarang ini,” katanya.

Baca juga :  Anoa Bobby Mati, Gajah Manis Sakit, Koleksi KBS Berkurang

Sofyan pun mengapresiasi kolaborasi antara PLN dengan KPK serta Kementerian ATR/BPN, sebab capaian sertifikasi aset berupa tanah yang diperoleh pada tahun ini cukup signifikan.

Sementara itu, Direktur Keuangan serta Manajemen Risiko PLN Sinthya Roesly mengatakan, ketika kolaborasi program sertifikasi dengan Kementerian ATR/BPN dimulai pada 12 November 2019, saat itu aset tanah PLN secara nasional yang berserifikat baru mencapai 30 persen.

Setelah kolaborasi antara Kementerian ATR/BPN serta diperkokoh dengan KPK proses penertiban aset tanah cukup signifikan, pada tahun 2020 jumlah tanah yang berhasil mendapat sertifikat sebanyak 20 ribu persil tanah. Sementara pada tahun 2021 diperoleh lebih 18 ribu persil sertifikat tanah, sehingga sampai saat ini 69 persen tanah PLN telah bersertifikat.

Baca juga :  Dibekuk Bhayangkara FC 2-1, Persebaya Gagal Ambil Peluang Pimpin Klasemen 

“Tak ada yang tak mungkin itu yang kami rasakan saat ini, menjadi mungkin menyelesaikan secara bertahap, walaupun kondisi pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat kita untuk menyelesaikannya,” katanya.

Sinthya menambahkan, untuk di Jatim, PLN telah menyelesaikan 2.562 sertifikat tanah. Terdiri dari 2.253 sertifikat diselesaikan sebelumnya serta 309 sertifikat baru diserahkan Kementerian ATR/BPN.

“Kami bekerja sangat keras untuk mencapai target satu per satu. PLN juga dibantu oleh Kementerian ATR/BPN serta KPK. Oleh disebabkan itu, PLN mengucapkan terima kasih atas dedikasi kerja sama bapak ibu sekalian. Penanganan aset ke depan menantang, masih tersisa 30 persen lagi makin keras tantangannya, masalah sosial, tumpang tindih,” imbuhnya.

Baca juga :  PMI Kloter Pertama Tiba Pekan Depan via Bandara Juanda

Sinthya pun berharap, sinergi serta kolaborasi antara PLN, Kementerian ATR/BPN, KPK RI, Kanwil Provinsi Jawa Timur, serta Kantah BPN se-provinsi Jatim dapat terus berjalan secara konsisten serta berkelanjutan. Harapannya, aset PLN dapat tersertifikasi 100 persen di tahun 2023 serta seluruh aset dapat dioptimalkan pemanfaatannya. (*/jay)

Sumber »

Must Read

Related News