28 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraLima Olahragawan Terima Tanda Kehormatan Satyalancana Dharma Olahraga

Lima Olahragawan Terima Tanda Kehormatan Satyalancana Dharma Olahraga

JAKARTA – Menteri Pemuda serta Olahraga Zainudin Amali menyerahkan penghargaan tanda kehormatan Satyalancana Dharma Olahraga pada lima pelaku olahraga yang telah berprestasi dalam kejuaraan internasional, terutama Olimpiade.

Penerima tanda kehormatan ini termasuk mantan pebulu tangkis peraih perak Olimpiade Sydney 2000 Tri Kusharjanto. Ia juga pemain yang pernah meraih perunggu Kejuaraan Dunia 1997 serta turut serta   merebut Piala Thomas 2002.

Tanda kehormatan juga diberikan pada peraih perunggu Olimpiade Anthena 2004 Sonny Dwi Kuncoro serta Eng Hian, peraih perunggu Paralimpiade Rio 2016 Ni Nengah Widiasih, serta pelatih angkat berat Coni Ruswanta.

Penghargaan itu ditetapkan berdasarkan surat keputusan Preseden Republik Indonesia Nomor 119/TK/2021 tentang Satyalancana Dharma Olahraga.

Baca juga :  Segera Relokasi Ratusan Pedagang ke Pasar Turi Baru

“Tidak cukup hanya kita membina saja, tidak cukup hanya memacu prestasi atlet tanpa apresiasi serta penghargaan. Itulah sebabnya bapak presiden melalui kami menyampaikan ucapan selamat pada para penerima penghargaan,” kata Zainudin Amali dalam sambutan virtual. “Tentu kita semua diminta terus meningkatkan prestasi, jaga konsistensi,” sambung dia.

Zainudin menekankan bahwa target utama prestasi Indonesia ialah Olimpiade serta Paralimpiade, terlebih itu telah ditetapkan dalam Peraturan Presiden Nomor 86 tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

“Olimpiade serta Paralimpiade yang kita jadikan ukuran prestasi, di samping kejuaraan single event maupun multievent Asian Games serta SEA Games sebagai sasaran antara, dalam DBON targetnya jelas bahwa 100 tahun Indonesia merdeka tepatnya Olimpiade 2044 kita menargetkan posisi Indonesia pada peringkat 5 besar dunia,” tuturnya.

Baca juga :  Kasus Omicron di Jawa Timur Jadi Delapan Penderita

Satyalancana Dharma Olahraga merupakan salah satu tanda kehormatan satyalancana sipil di Indonesia. Penghargaan itu diberikan berdasarkan ketetapan presiden pada olahragawan yang telah meraih medali dalam Olimpiade, Paralimpiade atau kejuaraan dunia cabang khusus, serta pelatih yang telah melahirkan olahragawan berprestasi meraih medali. (antara/jay)

Sumber »

Must Read

Related News