25 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraLagi, Pemkot Surabaya Tunda Revitalisasi Pasar disebabkan Anggaran

Lagi, Pemkot Surabaya Tunda Revitalisasi Pasar disebabkan Anggaran

SURABAYA – Pemkot Surabaya kembali menunda rencana revitalisasi pasar pada tahun 2022. Kepala Bagian Administrasi Perekonomian serta Usaha Daerah Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, penundaan perbaikan pasar disebabkan pemkot fokus pada pemulihan ekonomi.

“Tahun 2022 fokus kita ialah pemulihan ekonomi. Terlebih menggiatkan UMKM di Surabaya. Jadi, revitalisasi pasar ditunda dulu,” kata Hebi, Senin (27/12).

Hebi menjelaskan revitalisasi pasar tidak menggunakan APBD. Ini disebabkan APBD dipergunakan untuk pemenuhan hak warga kota. Selain itu, pasar di bawah naungan PD Pasar. Asetnya terpisah dengan pemkot serta perlu adanya penyertaan modal. “Kami menunggu terpilihnya dirut PD Pasar yang baru. Setelah baru kita amanahkan untuk revitalisasi,” katanya.

Baca juga :  Kunjungi Baduy, Mensos Risma Siapkan Bantuan Perbaikan Jalan

Hebi menjelaskan, ada beberapa langkah untuk revitalisasi pasar. dapat minta bantuan pemerintah pusat atau menggandeng investor. Ia mengaku saat ini sudah banyak investor yang masuk untuk menggarap perbaikan pasar. “Tapi analisis serta skema bisnis dari PD Pasar masih kurang,” ungkapnya

Saat ini Pemkot Surabaya telah membuka lowongan dua posisi direksi PD Pasar Surya. Dua posisi yang dibuka untuk seleksi ialah direktur utama (dirut) serta direktur teknik serta usaha (DTU). Pendaftaran dibuka selama 15 hari, yakni 7-31 Desember 2021.

Sebelumnya Pemkot Surabaya berencana melakukan revitalisasi pasar pada tahun 2022. Sebab, ada sisa dana penyertaan modal ke PD Pasar Surya senilai Rp 9 miliar. Ada tiga pasar yang diprioritaskan, yakni Pasar Keputran, Pasar Pabean, serta Pasar Kembang. Selain itu, pemkot juga berencana merevitalisasi 11 pasar di bawah naungan dinas koperasi. (rmt/rek)

Baca juga :  Kejari Tanjung Perak Musnahkan Barang Bukti 11 Kilogram Sabu

Sumber »

Must Read

Related News