28 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraKasus Pinjol Paling Menonjol di LBH Surabaya Sepanjang 2021

Kasus Pinjol Paling Menonjol di LBH Surabaya Sepanjang 2021

SURABAYA – Kasus perdata pinjaman online atau dalam jaringan mendominasi layanan hukum di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya selama kurun waktu Januari hingga 30 November 2021. Persentasenya mencapai 62,86 persen atau 110 kasus.

Direktur LBH Surabaya Abdul Wachid Habibullah mengatakan, kasus kedua yang mendominasi yaitu kasus pidana sebanyak 35,43 persen atau 62 kasus. Hingga 30 November 2021, LBH Surabaya telah memberikan layanan konsultasi hukum terhadap 179 kasus.

“Jumlah ini menurun dari dua tahun sebelumnya dikarenakan pandemi Covid-19,” katanya kemarin.

Kasus perdata paling banyak. Masalah utang piutang 26 kasus, perceraian 18 kasus, waris 16 kasus, serta perburuhan 12 kasus. “Kasus utang piutang menjadi kasus yang terbanyak diadukan terkait pinjaman online (pinjol),” katanya.

Baca juga :  Manchester City Pertahankan Posisi Puncak Klasemen Selesai Bungkam Chelsea 1-0

Menurut Wachid, masyarakat perlu pemahaman tentang hukum perdata mengingat permasalahan utang piutang dapat berdampak terhadap permasalahan lain. Baik bagi kreditor maupun debitor ataupun mengenai regulasi perlindungan hukum terhadap masyarakat atas pinjaman online.

Sedangkan pidana, pihak LBH mendapat laporan 23 jenis kasus pidana, yakni penggelapan 17 kasus, ITE (8), KDRT (5), narkotika (4), serta penganiayan (4).

“Kasus pidana terbanyak ialah penggelapan yang disebabkan banyak pemahaman hukum masyarakat menjadi korban penggelapan serta efek pandemi. Kasus ITE serta KDRT semakin banyak disebabkan era internet yang masif di pandemi serta kebijakan work from home,” katanya. (far/ant/rek)

Sumber »

Must Read

Related News