31 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraTerpaksa Mencuri Sembako disebabkan Kelaparan, Subaidah Tidak Dihukum

Terpaksa Mencuri Sembako disebabkan Kelaparan, Subaidah Tidak Dihukum

SURABAYA – Seorang wanita diamankan di Polsek Kenjeran disebabkan mencuri sembako di sebuah toko Jalan Tanah Merah Utara I, Surabaya. Subaidah, 30, yang indekos tak jauh dari toko tersebut sempat ditetapkan sebagai tersangka. Nah, melalui musyawarah yang intens akhirnya korban bersedia mencabut laporannya serta mengikhlaskan beberapa sembako yang dicuri tersangka.

Kanitreskrim Polsek Kenjeran Iptu Suryadi mengungkapkan, pihak korban memaafkan perbuatan korban serta memilih mencabut laporan. Korban merasa terenyuh disebabkan tersangka tidak dapat makan. Suaminya kabur ke kota lain.

Polisi langsung mengambil tindakan terkait pencabutan tersebut. “Kami bebaskan demi kemanusiaan. Kami lakukan restorative justice untuk kasus ini,” kata Suryadi kemarin (26/12).

Baca juga :  Dinkes Tracing 36 Siswa serta 56 Guru SMAN 22 Surabaya disebabkan Kasus Covid

Subaidah kemudian diantar ke kosnya. Selanjutnya, ia ingin kembali ke rumahnya di Madura. Ia pun diantar ke kos kemudian polisi memfasilitasi untuk pulang menumpang bus ke daerah asalnya. Bahkan, sebelumnya, pihak kepolisian juga membelikan sembako serta makanan untuk bekalnya di Madura nanti.

Iptu Suryadi mengatakan, pembebasan wanita itu dilakukan demi kemanusiaan. Ia memberikan uang saku untuk pulang ke Subaidah. “Kami pastikan ia pulang dengan selamat,” katanya.

Sebelumnya, Subaidah terpaksa mencuri sembako seperti beras, mi instan, hingga minyak goreng disebabkan tidak ada biaya untuk makan. Ia ditinggal di kosnya oleh sang suami. Ia mengaku terpaksa mencuri disebabkan suaminya pamit kerja ke Gresik, langsung hilang kabar.

Baca juga :  Omicron Meningkat, Gubernur minta Aktifkan Kembali Isoter di Jatim

Bahkan, sang suami tidak memberikan nafkah. Ini yang membuatnya terpaksa mencuri. (gun/rek)

Sumber »

Must Read

Related News