31 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraBRI serta BI Terus Dorong Transaksi Digital di Pasar Tradisional

BRI serta BI Terus Dorong Transaksi Digital di Pasar Tradisional

SURABAYA –  PT Bank Rakya Indonesia Tbk (BRI) BRI bersama Bank Indonesia terus mendorong penggunaan transaksi non-tunai bagi para pedagang pasar. Selain  mencegah penyebaran Covid 19, juga untuk mengakselerasi digitalisasi UMKM termasuk para pedagang pasar tradisional lewat pasar SIAP QRIS.

Pasar SIAP QRIS merupakan program inisiasi bersama antara Bank Indonesia dengan Kementerian Perdagangan melalui pencanangan pasar serta pusat perbelanjaan yang Sehat, Inovatif, serta Aman Pakai QRIS (SIAP QRIS) untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Menurut Triswahju Herlina, Regional CEO BRI Surabaya, pihaknya  turut mendukung serta mensukseskan program pasar SIAP QRIS. Hal ini merupakan rangkaian dari program digitalisasi pasar oleh BRI.

BRI telah melakukan sosialisasi serta edukasi pada seluruh pedagang pasar, on boarding UMKM pada 70 pedagang pasar.  Seluruh pedagang pasar dapat bertransaksi menggunakan dompet digital/ewallet seperti BRImo, LinkAja, Dana, Gopay, Shopeepay, NOBU, CIMB Niaga, Sinarmas, BCA serta e-wallet lainnya.

Baca juga :  PENGUMUMAN PENGUMUMAN!!!Siapa di sini yang pengen buka usaha tapi kekurangan modal? Subsidi b…

“Hal itu untuk memudahkan masyarakat bertransaksi di pasar. Tidak perlu repot menggunakan uang tunai. Cukup menggunakan smartphone, untuk semua kebutuhan transaksi,” kata Triswahju Herlina, di sela pembukaan pasar SIAP QRIS, Pekauman, Jetis, Sidoarjo, Jumat (24/12).

Dikatakan, BRI mendukung transaksi digital, melalui layanan QRIS pada aplikasi BRImo guna memudahkan transaksi bagi nasabah maupun merchant. Fitur QRIS di BRImo cukup  lengkap.

BRI juga menggunakan platform digital Stroberi (Solusi Transaksi Elektronik BRI) Tagihan sebagai solusi penagihan retribusi secara digital. Stroberi Tagihan dikembangkan untuk membantu nasabah mengelola tagihan seperti retribusi pasar, arisan, kos-kosan serta lainnya.

“Selain Stroberi Tagihan, layanan digital lainnya ialah Stroberi Kasir untuk pengelolaan transaksi serta Stroberi Order untuk pengelolaan sistem order serta pembayaran,” tambahnya.

Baca juga :  Awkarin Tahun Ini Dinikahi Gangga

BRI juga terus mendorong para pedagang pasar tradisional beradaptasi dengan kenormalan baru melalui transaksi perdagangan secara virtual dengan pembeli melalui platform Pasar.id. Pasar.id merupakan terobosan BRI dalam digitalisasi perdagangan pasar nasional.

Penjual serta pembeli tidak perlu bertemu langsung di lokasi pasar tradisional. Mereka dapat bertransaksi secara virtual melalui pasar.id serta menunjuk pasar target yang akan dijangkau. Pasar Pekauman juga tergabung di Pasar.id dengan nama Pasar Jetis.

Digitalisasi pasar diharapkan mampu mengembangkan UMKM Pasar lebih komprehensif melalui transaksi yang tercatat dari masing-masing pedagang sehingga lebih efisien serta efektif dalam melakukan kegiatan perdagangan pasar. “disebabkan itu, BRI akan terus hadir serta siap terus mengembangkan pasar tradisional salah satunya melalui implementasi digitalisasi pasar dengan QRIS,” tandasnya.

Baca juga :  Hotel Singgasana Dijaga Ketat, Antisipasi Penjarahan Aset

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur, Budi Hanoto, mengatakan program digitalisasi transaksi melalui QRIS tidak hanya bertujuan mempermudah transaksi, tetapi juga mempermudah proses pengajuan kredit bagi pedagang yang ingin menambah modal usaha.

“Kelebihan dari penggunaan QRIS, ada catatan data yang akan mempermudah pedagang dalam mengajukan kredit usaha. disebabkan sistem QRIS akan tercatat payment id serta payment scoring, jadi ada nilai keuntungan bagi pedagang yang memanfaatkan transaksi dengan QRIS,” kata Budi Hanoto. (fix/jay)

Sumber »

Must Read

Related News