31 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraSibuk dengan Kerjaan, Komunikasi Renggang, Kemesraan pun Hilang

Sibuk dengan Kerjaan, Komunikasi Renggang, Kemesraan pun Hilang

Jika sudah di rumah, berinteraksilan dengan pasangan serta keluarga. Sebab jika masih sibuk dengan kerjaan, dapat-dapat komunikasi renggang hingga memicu perceraian.

LUKMAN AL FARISI/Wartawan Radar Surabaya

Pasangan Donwori, 43, serta Karin, 43, terbilang istimewa. Sebab keduanya ialah pegawai negeri sipil yang sekarang lebih sering disebut ASN (Aparatur Sipil Negara). Hidup nyaman dengan banyak tunjangan. Selesai menikah Juli 2004 lalu, keduanya tinggal di rumah orang tua Karin.

Hidup bahagia hingga dikaruniai dua anak. Satu laki-laki serta satu perempuan. tetapi, 11 tahun mengarungi biduk rumah tangga, benih-benih pertengkaran mulai terasa. Itu bermula saat Karin mulai tak perhatian dengan Donwori.

“Kita itu sama-sama PNS, Mas. Tapi kenapa setelah 11 tahun bersama, malah enggak perhatian. Kalau di rumah selalu sibuk dengan kerjaan,” curhat Donwori.

Baca juga :  Lecehkan Korban Perkosaan, Kapolda Jateng Copot Kasat Reskrim Boyolali

Padahal selama ini, Karin tak pernah bersikap acuh. Kehadiran Donwori saat di rumah seakan tak dianggap. Padahal, kata Donwori, saat di rumah, harusnya Karin perhatian dengan Donwori serta meninggalkan pekerjaan yang lain.

“Jadi seperti kurang komunikasi, Mas. Padahal selama ini rumah tangga kami berjalan normal. Masak sekarang kok kehadiran saya seperti enggak dianggap ada,” imbuhnya.

Merasa mulai ada benih-benih ketidakharmonisan, Donwori pun mengajak Karin untuk tinggal mandiri. Tinggal di rumah sendiri, yang sebenarnya sudah mereka miliki sejak lama tetapi dikontrakkan. Tujuannya supaya rumah tangga kembali harmonis.

tetapi ajakan itu ditolak Karin. Karin lebih memilih hidup bersama orang tuanya. Sejak saat itu, pertengkaran pun kerap terjadi. Padahal Donwori kerap minta Karin supaya dapat menghargai satu sama lain.

Baca juga :  Antisipasi Omicron, Swab PCR Sasar Kampung di Surabaya

tetapi disebabkan tak ada perubahan, pisah pun jadi jalan keluar. Donwori pun menggugat Karin ke Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya. Sebab sudah satu tahun pisah rumah dengan Karin.

“Juli kemarin saya daftar (perceraian, Red) ke pengadilan. Alhamdulilah sudah dikabulkan. Mungkin sudah tidak ada kecocokan. Enggak apa-apa lah mas. Saya sudah usaha supaya dapat dipertahankan,” jelas Donwori yang memilih menutup rapat informasi di dinas apa ia bekerja. (*/opi) 

 

Sumber »

Must Read

Related News