28 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraKBI Terus Sosialisasi serta Edukasi Sistem Resi Gudang di Kampus   

KBI Terus Sosialisasi serta Edukasi Sistem Resi Gudang di Kampus   

SURABAYA – PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) terus melakukan edukasi serta sosialisasi tentang Sistem Resi Gudang pada para mahasiswa. Kegiatan Kuliah Umum dilakukan di Universitas Airlangga (Unair) secara virtual. Kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari program KBI Goes to Campus yang dilakukan KBI.

Menurut Agung Rihayanto, Direktur PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), salah satu kunci dari kesuksesan Sistem Resi Gudang ialah edukasi serta sosialisasi. untuk itu, KBI sebagai Pusat Registrasi terus melakukan kegiatan edukasi serta sosialisasi pada para pemangku kepentingan, salah satunya ialah para mahasiswa.

“Harapan kami, nanti setelah para mahasiswa menyelesaikan pendidikan serta masuk ke dunia kerja, dapat turut mendorong pemanfaatan resi gudang,” kata Agung Rihayanto, Rabu (22/12) secara virtual.

Baca juga :  Anoa Bobby Mati, Gajah Manis Sakit, Koleksi KBS Berkurang

Sementara itu, Dian Agustia, Dekan Fakultas Ekonomi serta Bisnis Universitas Airlangga menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi apa yang dijalankan KBI dengan memberikan kuliah umum tentang Sistem Resi Gudang ini. Hal ini untuk membangun link and match antara dunia akademik serta dunia usaha harus selalu ditingkatkan.

“Sosialisasi mengenai Resi Gudang dari KBI dapat ditindaklanjuti oleh FEB Unair untuk menjadi salah satu materi pembelajaran serta riset untuk kemajuan bisnis di Indonesia. Hal ini sejalan dengan Sustainable Development Goal (SDG)  poin 8 untuk peningkatan kualitas lingkungan kerja serta pertumbuhan ekonomi Indonesia” ujar Dian Agustia.

Terkait Resi Gudang, pemanfaatannya di Indonesia terus mengalami pertumbuhan. Data dari KBI menunjukkan, tahun 2021 sampai bulan November, jumlah resi gudang yang diregistrasi mencapai 582  RG yang terdiri dari 11 Komoditas, dengan total volume sebesar 12,3 Juta Kg serta nilai barang sebesar Rp. 484,1 miliar. Adapun dari sisi pembiayaan, sepanjang 2021 sampai bulan November telah mencapai Rp 261 Miliar.

Baca juga :  Dibekuk Bhayangkara FC 2-1, Persebaya Gagal Ambil Peluang Pimpin Klasemen 

Sedangkan sepanjang tahun 2020, jumlah RG yang di registrasi mencapai 427 RG yang terdiri dari 7 Komoditas, dalam  volume 9,6 juta Kg dengan nilai barang sebesar Rp 200,7  miliar. Sedangkan pembiayaannya mencapai Rp 93,8 miliar.

Dikatakan Agung, Indonesia memiliki potensi besar dalam hal pemanfaatan Resi Gudang, melihat luasan wilayah serta banyaknya komoditas yang ada. Resi Gudang, apabila dimanfaatkan secara maksimal akan mampu menjadi salah satu pilar ketahanan pangan nasional.

“untuk itu, perlu upaya semua pemangku kepentingan untuk secara bersama-sama melakukan edukasi serta sosialisasi,” pungkas Agung Rihayanto. (fix/jay)

Sumber »

Must Read

Related News