26 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraInspiratif ! Wanita Tangguh yang Bekerja Keras untuk Keluarga

Inspiratif ! Wanita Tangguh yang Bekerja Keras untuk Keluarga

SURABAYA – Dalam memperingati Hari Ibu tanggal 22 Desember tahun 2021, Grab membagikan dua kisah inspiratif perempuan tangguh yang tak pernah mengenal lelah dalam menjalani perannya sebagai seorang Ibu serta kepala rumah tangga.

Mereka ialah Tri Desi AN Br Pandiangan serta Corry TM Lumbantoruan, sosok perempuan hebat yang memanfaatkan teknologi dengan menjadi mitra pengemudi Grab untuk menghidupi keluarga hingga memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya.

Sosok pekerja keras melekat pada diri Tri Desi AN Br Pandiangan yang akrab disapa Bunda Dea. Sejak 2014, dia harus berbagi peran sebagai seorang ibu sekaligus ‘ayah’ bagi keempat anaknya. Sempat menekuni profesi sebagai guru TK di Cilacap serta Surabaya, Dea kini fokus menjadi sopir ojek online di Surabaya demi menafkahi keluarganya.

Baca juga :  Ibu Tega Buang Bayinya di Simolawang gegara Pacarnya Kabur

Pasca ditinggal suami, Dea memutuskan untuk menetap di Surabaya serta menjadi guru homeschooling TK. Dia sempat mengikuti pelatihan dari yayasan untuk mendapatkan sertifikat bukti layak mengajar. tetapi hanya berjalan 6 bulan saja. Dia memutuskan berhenti disebabkan penghasilan yang didapatkan sebagai guru TK tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan bersama keempat anak saya.

“Akhirnya, saya kerja sebagai sales multi level marketing serta kemudian bergabung menjadi mitra pengemudi GrabBike pada Februari 2019 hingga sekarang,” kata Dea.

Menjadi orang tua tunggal tidak membuat Dea menyerah. Tapi justru memacunya untuk tetap semangat menjalani profesi sebagai mitra pengemudi GrabBike. Keberadaan anak-anaknya selalu memotivasi dirinya bekerja.

“Selama dua tahun, pendapatan harian saya mengalami peningkatan sehingga dapat menafkahi keluarga, bahkan dapat memberikan pendidikan yang terbaik bagi keempat anak saya supaya dapat mengembangkan talentanya,” tegasnya.

Baca juga :  140 PMI dari Malaysia Tiba di Bandara Juanda 22 Januari

Dengan menjadi mitra pengemudi GrabBike, Dea berharap dapat terus memberikan pendidikan terbaik bagi putranya terutama anak bungsunya yang saat ini masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Saya percaya, kecerdasan anak tidak hanya dapat dilihat dari nilai akademis saja tapi dapat melalui non akademik. Sehingga nantinya mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang baik serta dapat menggapai cita-citanya,” ujar Tri Desi.

Hal yang sama juga dilakukan Cory TM Lumbantoruan. Sebagai pensiunan dari salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Corry yang berusia 62 tahun ini tetap semangat menjalani profesi sebagai mitra pengemudi GrabCar.

“disebabkan sudah terbiasa bekerja setiap hari, saya sempat kebingungan saat tidak ada aktivitas rutin selepas pensiun. Akhirnya saya berdiskusi dengan almarhum suami untuk mencari pekerjaan. disebabkan saya juga sudah terbiasa menyetir kendaraan sendiri, saya pun memutuskan untuk bergabung menjadi mitra pengemudi GrabCar,” ujar Corry.

Baca juga :  Pengedar Sabu Sememi Sudah Tiga Kali Masuk Penjara

Dengan menjadi mitra pengemudi GrabCar, Corry dapat mendapatkan penghasilan tambahan untuk membantu perekonomian keluarga. Apalagi saat itu, suaminya tengah sakit keras serta harus menjalani pengobatan rutin di rumah sakit. Penghasilannya juga dipergunakan untuk membiayai pendidikan putrinya yang kala itu kuliah di salah satu perguruan tinggi di Bandung.

“Pesan saya, khususnya untuk para sopir taksi online perempuan seperti saya, tetap semangat. Sebagai perempuan kita dapat bekerja sesuai dengan kemampuan serta keahlian yang kita miliki. Sudah saatnya para perempuan turut mendukung perekonomian keluarga,” kata Cory TM Lumbantoruan. (fix/jay)

Sumber »

Must Read

Related News