29 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraWali Kota Eri Berharap Rotasi Pejabat supaya Mereka dapat Saling Melengkapi

Wali Kota Eri Berharap Rotasi Pejabat supaya Mereka dapat Saling Melengkapi

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan rotasi serta mutasi pejabat di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Surabaya. Sebanyak 20 pejabat dilantik (nama-nama pejabat dapat dilihat  di tabel) oleh Wali Kota Eri di Graha Sawunggaling, Senin (20/12).

Sebanyak 15 pejabat menduduki posisi baru, sementara lima pejabat lainnya tetap di posisi yang lama. Pelantikan tersebut merupakan lanjutan rencana perubahan Struktur Organisasi serta Tata Kerja (SOTK) baru yang akan dijalankan pada Januari 2022 mendatang.

Wali Kota Eri menyebut mutasi tersebut merupakan hal biasa, disebabkan pejabat di Pemkot Surabaya yang sudah dua hingga tiga tahun harus dirotasi. supaya dapat merasakan OPD yang ada di Pemkot Surabaya. “Mutasi ini ialah hal biasa. Mereka harus merasakan OPD yang ada di Pemkot Surabaya, ketika sudah merasakan mereka akan saling melengkapi,” kata Wali Kota Eri, kemarin.

Ia mengatakan, perpindahan dari satu OPD ke OPD lain tak akan menghalangi kepala dinas untuk tetap dapat saling komunikasi. disebabkan sebagai pemimpin, wali kota tidak dapat sendiri. Butuh pendamping yakni staf Pakar wali kota. “Saya tadi sampaikan, wali kota tidak pernah dapat (bekerja, red) sendiri. Wali kota butuh pendamping yaitu staf Pakar. Mereka itu orang hebat-hebat,” imbuhnya.

Wali Kota Eri yakin dengan mutasi ini pelayanan ke masyarakat akan lebih cepat lagi hingga mencapai sasaran ke bawah. “Mereka harus belajar berjuang memikirkan output serta outcome-nya kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat,” jelas mantan kepala Bappeko (Badan Perencanaan serta Pembangunan Kota) Surabaya itu.

Baca juga :  JPR Optimistis Industri Media Lebih Bergairah Tahun 2022

Para pejabat tersebut sebelumnya harus melakukan asesmen. Wali Kota Eri mengaku ada sembilan indikator yang dinilai untuk asesmen mutasi pejabat tersebut. Mulai dari integritas, solutif, inovatif, kerja sama, loyalitas, hingga punya sifat kenegaraan. Dari hasil tersebut panitia seleksi (pansel) pun melakukan seleksi secara ketat. “Setelah tahapan ini dikuatkan, maka dilakukan mutasi,” katanya.

Wali Kota Eri minta pada para pejabat baru untuk melakukan inovasi. Terutama dalam hal pelayanan secara digital. “Pejabat baru hukumnya fardhu ain untuk inovasi, disebabkan kita sudah digital. Mau tidak mau pejabat yang baru harus aware dengan digital,” tegasnya.

Selain itu terkait dengan SOTK yang akan dijalankan pada Januari 2022,  Wali kota Eri mengaku ada pejabat eselon 4 digantikan dengan pejabat fungsional. Artinya akan ada pelantikan lagi.  “Sehingga nanti ada penempatan-penempatan yang nanti kita akan isi, sesuai SOTK yang baru. disebabkan eselon 4 juga hilang, ganti fungsional. Berarti itu nanti dilantik lagi. Desember akhir itu pastinya. Januari (2022, Red) mulai kerja,” ungkapnya.

Baca juga :  Wisata JETSKY #infodarjodolenawan2 mau mimin di ajak mbak maya nang wisatajetsky , jeneng e …

Sementara itu anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni mengatakan mutasi ialah hak prerogratif wali kota serta wakil wali kota. Tidak ada satupun orang atau lembaga yang dapat ikut campur dalam penunjukan pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya, termasuk dari jajaran legislatif.

“Kami di Komisi A DPRD Kota Surabaya tidak pernah diajak komunikasi soal mutasi. serta kami juga membatasi diri untuk urusan mutasi ini. Kami menghormati penunjukan wali kota serta wakil wali kota yang telah mendapat mandat dari rakyat untuk memilih pejabat di Pemkot Surabaya. Kami sangat menghormati apa yang menjadi keputusan wali kota nantinya,” katanya.

Ia mengatakan, yang dapat dilakukan legislatif ialah pasca dilakukan sumpah serta pelantikan jabatan, pejabat yang ditunjuk wali kota. Apakah mereka dapat melaksanakan tugas yang diberikan wali kota, mampu menciptakan inovasi atau tidak. Sebab apa yang mereka lakukan akan berdampak pada pelayanan pada masyarakat.

Ia juga memberikan apresiasi pada wali kota, yang telah melibatkan tim independen untuk menggelar asesmen bagi pejabat di Pemkot Surabaya. “Asesmen ialah cara ilmiah untuk mengetahui kompetensi seseorang. Sehingga akan dapat diketahui the right man in the right place atau menempatkan orang sesuai keahliannya,” jelasnya.

Menanggapi rotasi tersebut, Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Khusnul Khotimah lebih menyoroti tentang posisi kepala dinas pemuda serta olahraga serta pariwisata (Disporapar). Sebab, dinas terkait memiliki program yang sangat menentukan, yaitu  beasiswa untuk pelajar SMA/SMK/MA/MAK, anak dari keluarga masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Total anggarannya mencapai Rp 47,783 miliar.

Baca juga :  Nonton banyak cuannya? Kok dapat?? dapat doong! Semua dapat di Cinépolis Cinemas!Beli minimal 2 …

Program ini, kata Khusnul, menjadi salah satu program unggulan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Oleh disebabkan itu, program tersebut harus berjalan dengan baik serta tepat sasaran. Mengingat program ini ialah program baru, yang dikhawatirkan akan banyak kendala di lapangan.

“Program beasiswa untuk pelajar SMA/SMK/MA/MAK ini yang menangani ialah Disporapar, bukan di dinas pendidikan. disebabkan yang mendapat beasiswa ialah anak usia remaja atau pemuda,” ujar Khusnul.

Selain program beasiswa pelajar SMA/SMK/MA/MAK, lanjut anggota Fraksi PDI Perjuangan Surabaya ini, ada juga beasiswa untuk mahasiswa dari berbagai universitas, yang dialihkan dari dinas pendidikan ke Disporapar. Target jumlahnya mencapai 2.034 mahasiswa kategori MBR yang tersebar di 10 perguruan tinggi yang bekerja sama dengan Pemkot Surabaya.

“Kami minta Disporapar nantinya untuk segera membuat helpdesk atau call center, untuk memastikan siswa SMA/SMK/MA/MAK kategori MBR terdata secara keseluruhan. Harapannya supaya program ini dapat berjalan dengan baik,” imbaunya. (rmt/opi)

Sumber »

Must Read

Notes notes …

Related News