28 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraSinergi PLN-BPN-KPK Selamatkan Rp 563 Miliar Aset Tanah di Jawa Timur

Sinergi PLN-BPN-KPK Selamatkan Rp 563 Miliar Aset Tanah di Jawa Timur

SURABAYA – Komitmen penyelesaian pengamanan aset tanah milik PLN yang ada di Jawa Timur terus diwujudkan melalui sinergi PLN Grup Jawa Timur dengan ATR/BPN Kantor Wilayah Pertanahan Provinsi Jawa Timur.

Dalam pelaksanaannya, keseriusan penyelesaian sertifikasi aset tanah dapat dilihat melalui gelaran kegiatan rapat evaluasi serta monitoring progres selama tahun 2021 yang dilaksanakan di Surabaya, Selasa (21/12), dengan turut serta melibatkan lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Rapat evaluasi serta monitoring dihadiri oleh Direktur Koordinasi Supervisi III KPK, Kepala Kanwil BPN Provinsi Jatim, Direktur Regional Bisnis Jawa Madura Bali, Senior Executive Vice President (SEVP) Aset PLN, Executive Vice President (EVP) Legal, Pengamanan serta Pemeliharaan Aset Properti PLN, GM Unit Induk Transmisi (UIT) JBM, GM Unit Induk Pembangunan (UIP) Jawa Bagian Timur serta Bali (JBTB), GM Unit Induk Distribusi (UID) Jatim, serta Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten serta Kota se-Jatim.

Disampaikan dalam sambutannya melalui virtual, Direktur Regional Bisnis Jawa Madura Bali, Haryanto WS menyampaikan apresiasi positif terhadap sinergi yang terwujud antara PLN dengan BPN, serta keterlibatan KPK untuk memastikan proses penyelesaian sertifikasi aset tanah PLN dapat berjalan dengan lancar.

Baca juga :  Golkar Diprediksi Mampu Memenangkan Kontestasi Pemilu 2024

“Kami atas nama PLN Grup mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh yang diberikan oleh BPN terhadap upaya penyelesaian sertifikasi aset tanah milik PLN hingga akhir 2021 ini. Serta untuk KPK yang memberikan perhatiannya sehingga penyelesaian ini dapat sesuai dengan peraturan serta ketentuan,” sambut Haryanto.

Lebih lanjut, Haryanto mengungkap PLN berharap kerja sama ini dapat tetap berjalan bahkan lebih baik lagi sehingga penyelesaian sertifikasi dapat segera terselesaikan. “Dukungan penuh tentunya tetap PLN butuhkan dalam mewujudkan penyelesaian sertifikasi aset tanah. Dalam hal ini di wilayah Jatim, dari Kepala Kanwil BPN Provinsi Jatim serta seluruh Kantah Kabupaten/Kota se-wilayah Jatim. Hal ini disebabkan masih banyak aset PLN yang belum clean and clear, serta masih harus diselesaikan,” terangnya.

Baca juga :  Anak Bos MNC Ini Resmi Dipacari Kevin Sanjaya

Merespons dalam sambutannya, Direktur Koordinasi Supervisi III KPK, Bahtiar Ujang Purnama, menyebutkan supaya dalam pelaksanaan proses sertifikasi aset tanah PLN, terus berkoordinasi dengan KPK terkait progres yang telah maupun sedang berlangsung. Hal tersebut guna meminimalisir potensi kerugian negara dalam proses sertifikasi aset yang dilakukan oleh PLN serta BPN.

“Kehadiran KPK dalam hal ini untuk pendampingan sebagai dukungan penuh untuk PLN supaya proses sertifikasi aset tanah milik PLN berjalan lancar serta tidak menimbulkan potensi kerugian negara,” terang Bahtiar.

Sementara itu, Kepala Kanwil BPN Provinsi Jatim, Jonahar, memberikan garansinya apabila sinergi yang telah terjalin dapat lebih aktif dari kedua belah pihak, maka target penyelesaian dapat dituntaskan sebelum tahun 2023.

“BPN siap mendukung penuh penyelesaian sertifikasi aset tanah PLN apabila PLN dapat lebih aktif berkoordinasi, sehingga tak sampai tahun 2023 semua aset tanah PLN dapat kami selesaikan,” papar Jonahar.

Baca juga :  Erika Carlina Ngaku Di-DM Charlie Puth

Pada kesempatan sama, sebanyak 235 sertipikat diserahkan oleh BPN Jawa Timur pada PLN Grup Jawa Timur. Dengan target tak kurang dari 5.000 aset yang harus disertifikasi, PLN terus berkoordinasi serta bekerja sama dengan BPN supaya dapat segera tersertifikasi.

Pada PLN Grup Jawa Timur, terdapat tiga unit induk yang memiliki target berbeda dalam pensertifikatan aset, UID dengan 19 aset, UIP dengan 1.627 aset serta UIT 3.032 aset. Dengan target yang cukup banyak tersebut, peran BPN sangat membantu PLN dalam menyelesaikan target yang ada.

Sebagai penutup, PLN Grup Jawa Timur Bersama dengan BPN Jawa Timur, beserta KPK bersepakat untuk tetap menjalin koordinasi yang baik hingga proses sertifikasi tanah aset PLN di wilayah Jatim dapat tuntas. Dengan pencapaian 1.897 aset yang telah tersertifikasi dengan nilai mencapai lebih dari Rp 563 miliar, PLN berupaya supaya di tahun 2022 seluruh aset PLN di Jawa Timur dapat tersertifikasi. (*/jay)

Sumber »

Must Read

Related News