28 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraSedang Dipenjara 13 Tahun, Ficky Nekat Jual Sabu, Dihukum Lagi 7 Tahun

Sedang Dipenjara 13 Tahun, Ficky Nekat Jual Sabu, Dihukum Lagi 7 Tahun

SURABAYA – Muchammad Ficky Hilaluddin divonis tujuh tahun penjara. Residivis budak narkotika itu juga harus membayar denda Rp 2,7 miliar. Jika tak dibayar, Ficky harus menggantinya dengan tiga bulan kurungan.

Putusan itu dibacakan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Martin Ginting. Majelis Hakim menilai Ficky terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana diatur serta diancam pidana dalam pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menyatakan terdakwa Muchammad Ficky Hilaluddin telah terbukti secara sah serta meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum, menjadi perantara dalam jual beli, narkotika golongan I yang beratnya melebihi lima gram,” ujar Hakim Martin Ginting di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya kemarin.

Baca juga :  Gondol Tujuh Batang Emas di Pasar Atoom, Divonis Tiga Tahun

Putusan itu lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). Sebelumnya JPU Furkon Adi Hermawan menuntut Ficky delapan tahun penjara serta denda Rp 8 miliar subsider lima bulan kurungan.

Terdakwa Ficky Hilaluddin ditangkap saat ditahan di Rutan Polrestabes Surabaya dalam perkara yang lain, Minggu (7/3) lalu. Saat itu, Ficky menghubungi Hasan (DPO) menggunakan telepon seluler. Tujuannya untuk minta sumbangan sukarela selama Ficky ditahan. tetapi, saat itu Hasan mengaku tidak punya uang. Hasan mengatakan hanya memiliki sabu serta minta supaya Ficky menjualnya sehingga uangnya dapat dipakai Ficky.

Ficky pun menyetujuinya. Hasan mengatakan jika sabu akan dikirimkan lewat kurir Gojek. Nah, sabu dimasukkan ke dalam kotak martabak. Ficky kemudian memberitahu tahanan pendamping (tamping) supaya menyampaikannya ke petugas jaga bahwa dirinya mendapat paket yang dikirimkan melalui jasa kurir Gojek berada di depan Polrestabes Surabaya.

Baca juga :  Ngamen di Bulak Banteng sambil Nyolong Motor di Parkiran

Anggota kepolisian yang mencium adanya peredaran narkotika itu lalu menggeledah isi paket yang diterima Ficky. Benar saja, ada barang bukti berupa satu klip yang berisi sabu dengan berat sekitar 20,93 gram berikut pembungkusnya.

Saat diinterogasi pihak penyidik, Ficky mengaku sudah dua kali menerima sabu dari Hasan selama Ficky ditahan di Rutan Polrestabes Surabaya. Pada Rabu (21/4) lalu, Ficky juga divonis selama 13 tahun penjara serta denda Rp 1 miliar subsider dua bulan kurungan. (far/rek)

Sumber »

Must Read

Related News