32 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraPria Sampang Bacok Halim disebabkan Istrinya Dihamili

Pria Sampang Bacok Halim disebabkan Istrinya Dihamili

SURABAYA – Abdul Halim, 33, warga Jalan Tambak Wedi Jaya III, Surabaya, meninggal dunia setelah dibacok di Jalan Siaga, Surabaya. pelaku yang sempat kabur akhirnya ditangkap polisi.

Abdul Wahed, 25, warga Sampang, Madura, ditangkap di rumahnya di Desa Komis, Kedudung, Kabupaten Sampang. Ia diketahui menganiaya korban, Abdul Halim, menggunakan celurit hingga luka parah di bagian perut serta bahu kanannya.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Anton Elfrino Trisanto mengungkapkan, tersangka Abdul Wahed tidak terima disebabkan istrinya dihamili oleh Halim. Bahkan, dua pekan sebelum kejadian, sang istri melahirkan anak hasil hubungan gelap dengan korban. “Tersangka terkejut serta curiga itu bukan anaknya. Sebelumnya tersangka ditahan di Mojokerto disebabkan kasus pencurian. Saat bebas tahu istrinya hamil,” ujar Anton.

Baca juga :  Humas PN Surabaya Bilang Hakim Itong Tak Punya Riwayat Negatif

Tersangka Wahed baru bebas dari penjara Juni 2021 lalu. Ia divonis hukuman dua tahun. Saat pulang, ia melihat istrinya memiliki tubuh yang mencurigakan. Tersangka sempat diam serta sempat menanyakan ke istrinya. tetapi, sang istri mengaku janin tersebut ialah anak tersangka.

“Awalnya istri tersangka mengaku jika ia hamil anak tersangka. tetapi, setelah lahir, baru sang istri jujur mengatakan jika anak tersebut hasil hubungan gelap dengan korban Halim,” ungkapnya.

Istri tersangka mengaku berkenalan dengan Halim setahun sebelumnya. Ketika itu, tersangka sedang berada di dalam tahanan. Mereka saling kenal melalui media sosial (medsos) Facebook. Dari situ, mereka akhirnya saling suka serta melakukan hubungan layaknya suami istri hingga tiga kali di sebuah hotel di kawasan Pantai Kenjeran.

Baca juga :  Dinkes Tracing 36 Siswa serta 56 Guru SMAN 22 Surabaya disebabkan Kasus Covid

Hingga akhirnya istri tersangka hamil. Hubungan korban dengan istri tersangka ini mulai jauh saat tersangka bebas. Tersangka akhirnya mendengar dua pekan lalu. Tersangka tidak tahu sama sekali rumah korban. Sampai akhirnya ia mencari tahu sendiri serta menemukan korban di kawasan Jalan Siaga, Surabaya.

Tersangka bersama temannya yang menjadi joki menyabetkan celurit ke arah tangan kanan korban. Korban pun terjatuh serta tersangka sempat turun, kemudian mengayunkan celurit ke arah perut korban. “Korban meninggal dunia disebabkan kehabisan darah keesokan harinya serta sempat dirawat di rumah sakit,” katanya.

Berbekal rekaman CCTV serta keterangan saksi, polisi kemudian mengamankan tersangka di rumahnya di Sampang, Madura. Polisi juga menyita sebilah celurit serta sepeda motor yang dipergunakan tersangka saat kejadian. “Sarung celurit kami temukan tertinggal di lokasi. Sementara jaket yang dikenakan tersangka tidak ditemukan disebabkan dibuang di Jembatan Suramadu,” ungkapnya. (gun/rek)

Baca juga :  Nyamar Ojol, Ditangkap saat Antar SS di Rungkut Industri

Sumber »

Must Read

Related News