28 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraBasemen Alun-Alun Suroboyo Akhirnya Dibuka setelah Tertunda Dua Tahun

Basemen Alun-Alun Suroboyo Akhirnya Dibuka setelah Tertunda Dua Tahun

SURABAYA – Alun-Alun Surabaya yang berada di basemen serta pelataran Balai Pemuda akhirnya dibuka untuk umum, Minggu (19/12). Pengunjung pun antusias menikmati pameran lukisan hingga penjualan pernak-pernik.

Pantauan Radar Surabaya, sejak pukul 09.00 alun-alun sudah dibuka, ekskalator berjalan pun dinyalakan. Sejak dari pintu masuk pengunjung sudah berfoto menggunakan ponsel. Salah satu pengunjung, Iffa, mengatakan, ia baru tahu alun-alun dibuka dari media sosial.

“Tahunya ya baru buka Instagram (IG), kok dibuka. Akhirnya, ya sama teman-teman ke sini (basemen alun-alun Surabaya),” katanya.
Dia berharap alun-alun lebih banyak menampilkan pertunjukan yang menarik. Khususnya pertunjukan musik.

“Semoga lebih ramai lagi dengan pertunjukan yang menarik. serta, tentu saya harap pengunjung juga jaga kebersihan serta prokes,” katanya.

Baca juga :  Dapatkan Uang TambahanDengan Daftar Menjadi Mitra GocarPastikan Anda mendaftar melalui aplik…

Proyek senilai Rp 68 miliar itu memiliki luas basemen sekitar 3.000 meter persegi. Di dalammya terdapat ruang pamer serta tempat olahraga skateboard. tetapi, sayangnya, untuk tempat olahraga skateboard masih belum dibuka untuk umum.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan serta Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan, Alun-Alun Surabaya dibuka kali pertama pada Minggu (19/12) kemarin. Pihaknya membatasi 300 pengunjung di dalam basemen. Sebelum masuk ada aplikasi PeduliLindungi yang harus dipindai oleh pengunjung.

Antiek menjelaskan, kali pertama dibuka pihaknya mengusung tema Creative Community Day yang berlangsung selama lima hari. “Kami sediakan space untuk para kreator menampilkan kreasinya selama lima hari ke depan,” jelasnya.

Baca juga :  Kasus COVID-19 RI Bertambah 850 Orang, Penambahan Terbanyak Terjadi di DKI

Tak hanya itu. Pihaknya juga menyuguhkan tampilan musik serta diskusi film. Para pengunjung dapat berbelanja pernak-pernik hingga kuliner. “Harapan kami, pengunjung tetap jaga prokes,” pungkasnya. (rmt/rek)

Sumber »

Must Read

Related News