28 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraTemukan Batu Candi, Masjid Ampel Diduga Berdiri di Bekas Tempat Suci Hindu

Temukan Batu Candi, Masjid Ampel Diduga Berdiri di Bekas Tempat Suci Hindu

SURABAYA – Sejumlah benda bersejarah yang diduga peninggalan pra Kerajaan Majapahit ditemukan di kompleks Wisata Religi Sunan Ampel, Surabaya. Selain dua batu candi, ada satu umpak, empat gentong batu andesit, tiga lumpang andesit, satu nisan batu berornamen flora serta fauna setinggi satu meter, serta empat nisan lain dengan ornamen berbeda.

Koordinator Begandring Nanang Purwono mengaku kaget melihat temuan benda-benda bersejarah berserakan di lokasi proyek Ampel. Bahkan, salah satu nisan patah. “Ini tidak sembarangan. Benda-benda ini memiliki nilai sejarah sangat tinggi,” kata Nanang, Selasa (14/12).

Ia menjelaskan, penemuan benda-benda purbakala itu saat pihaknya menggelar wisata di kawasan Makam Ampel, Minggu (12/12). Nanang mengaku ada batu yang tidak lazim dalam struktur candi berbahan batu andesit (padas) dengan panjang sekitar 60 sentimeter, lebar 40 sentimeter, ketebalan 30 sentimeter. “Batu-batu ini tidak pernah ditemukan di Surabaya,” terangnya.

Baca juga :  Polisi Buru Pembuang Bayi di Simolawang

Nanang berharap Pemerintah Kota Surabaya serta Tim Pakar Cagar Budaya (TACB) segera mengambil langkah-langkah konkret penyelamatan benda-benda bersejarah tersebut. “Saya yakin benda-benda ini masuk kategori cagar budaya. Pemegang kebijakan harus segera turun untuk mengamankan benda-benda itu,” tutur jurnalis senior itu.

Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony kemarin mengunjungi kawasan Wisata Religi Ampel. Ia mengapresiasi takmir serta pengurus kawasan Wisata Religi Ampel yang masih melestarikan barang-barang yang dapat dipergunakan sebagai bahan penceritaan masa lalu.

“Kami mengapresiasi disebabkan sangat tidak lazim adanya batu andesit di Surabaya. Ini yang harus kita kaji serta gali lebih dalam,” katanya.

Bahkan, ia mendorong Pemkot Surabaya untuk membuat museum di kawasan Wisata Religi Ampel. Sebab, ada bukti-bukti benda purbakala yang mengintepretasikan masa lalu di Kota Pahlawan. “Kita mendorong adanya museum di sini (Ampel). dapat untuk wisata, ziarah, bahkan tempat kajian sejarah jadi semakin lengkap,” tegasnya.

Baca juga :  Dibekuk Bhayangkara FC 2-1, Persebaya Gagal Ambil Peluang Pimpin Klasemen 

Thony menambahkan, benda-benda tersebut akan diidentifikasi oleh tim Pakar cagar budaya (TACB) Surabaya serta Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan. “dapat saja benar masjid itu berdiri di atas tempat suci umat Hindu. Mohon masyarakat tidak memandang sebagai upaya penghilangan bangunan suci Hindu. Nanti dapat menimbulkan persepsi yang kurang baik. Tapi patut dilihat sebagai bentuk kearifan para leluhur kita masa lalu di mana transformasi revitalisasi fungsi tempat suci tetap dimanfaatkan sebagai tempat suci pula,” katanya.

Salah satu sesepuh Ampel, M Khotib, juga menjelaskan, sejak tiga tahun lalu ia telah mengumpulkan benda-benda tersebut yang tercecer di halaman dekat pesarean. Mulai dari lumpang, andesit, lumpak, serta sebagainya. Ia berharap ada Museum Ampel di kawasan wisata religi tersebut.

Baca juga :  PT. Jack Solusi Nutrindo is open for recruitment!PT. Jack Solusi Indonesia is a company that …

“Saya lihat di sunan-sunan yang lain sudah punya museum. Alangkah bagusnya kalau dibuatkan museum di sini. Kalau nunggu semua barang terkumpul gak selesai. Jadi, yang ada dulu saja,” pungkasnya. (rmt/rek)

Sumber »

Must Read

Related News