29 C
Sidoarjo
BerandaNasionalNusantaraKomisi D minta Satgas Kampung Tangguh Surabaya Diaktifkan

Komisi D minta Satgas Kampung Tangguh Surabaya Diaktifkan

SURABAYA – Komisi D Bidang Kesra DPRD Kota Surabaya minta pemerintah kota mengaktifkan kembali Kampung Tangguh menjelang perayaan Hari Raya Natal serta Tahun Baru 2022.

Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Akmarawita Kadir mengatakan meski penerapan PPKM Level 3 secara Nasional dibatalkan, tetapi menjelang Natal serta Tahun Baru 2022, pengawasan protokol kesehatan di masyarakat harus tetap ditegakkan dengan disiplin tinggi. “Kami minta Satgas Covid-19 Kampung Tangguh diaktifkan lagi untuk pengawasan protokol kesehatan,” katanya.

Akmarawita menilai saat ini sudah banyak kelonggaran terkait protokol kesehatan, sehingga hal itu dikhawatirkan dapat memicu terjadinya gelombang ketiga Covid-19. Menurut dia, supaya tidak ada kejadian seperti tahun lalu, pihaknya menekankan pentingnya keberadaan Satgas Covid-19 Kampung Tangguh.

Baca juga :  Penderita DBD di Jatim 1.220 Orang, Khofifah minta Warga Waspada

Selain itu, lanjut dia, pengetatan protokol kesehatan juga untuk mempersiapkan pembelajaran tatap muka (PTM) bagi pelajar SD serta SMP di Kota Surabaya yang rencannya dimulai pada tahun depan. “Ini kan juga PTM mau buka tahun depan. Jangan sampai kemudian ada kluster baru terus membuat PTM terganggu. Kasihan juga mereka sudah lama belajar daring,” katanya.

Begitu juga tempat rekreasi serta hiburan umum (RHU) yang masih buka dengan kapasitas pengunjung 75 persen, Akmarawita menekankan protokol kesehatan tetap diperketat supaya tidak terjadi kluster baru.

Pengetatan protokol kesehatan di tempat hiburan, lanjut dia, dapat dilakukan dengan penempatan petugas serta berbagai langkah antisipatif lainnya, seperti menggunakan masker serta aplikasi PeduliLindungi.

Baca juga :  Gubernur Jatim minta Satgas Pangan Pastikan Keseragaman Harga Minyak Goreng

“Dari masyarakat juga harus ada kesadaran supaya tidak berkerumun serta selalu mengenakan masker serta mencuci tangan. Pengusaha pun begitu, harus sadar jangan sampai menimbulkan kerumunan,” pungkasnya. (rmt/ant/rak)

Sumber »

Must Read

Related News